6 Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Benar

Contoh Surat Kuasa - Ketika kita melakukan sesuatu baik itu dikehidupan pribadi atau di dunia kerja pasti adakalanya kita tidak dapat melakukan nya sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukannya, tetapi dalam beberapa hal orang lain tersebut tidak bisa sembarangan tanpa seizin tertulis dari kita walaupun yang menyuruh adalah kita sendiri.

Surat kuasa berperan disini, menjadi penengah dan bukti bahwa kita sudah memberikan izin resmi kepada orang lain untuk melakukan sesuatu.

Pengertian Surat 

Surat adalah sebuah alat untuk menyampaikan suatu pesan atau informasi kepada orang lain melalui media dalam bentuk kertas, baik kertas konvensional maupun digital.

Surat tidak hanya berbentuk tulisan saja, semakin berkembangnya teknologi surat dapat berbentuk gambar, dokumen, file hingga video yang biasanya disebut dengan surat elektronik (email).

Berdasarkan sifatnya, surat kuasa termasuk kedalam surat resmi dikarenakan surat kuasa memiliki informasi terkait hukum yang mengikat sehingga isi surat kuasa harus dapat dipertanggungjawabkan

Pengertian Surat Kuasa

Surat kuasa adalah suatu surat yang berisi mengenai informasi memberikan wewenang mewakili untuk melakukan sesuatu perbuatan atas nama pemberi kuasa.

Surat kuasa adalah cara agar seseorang bisa melakukan suatu perbuatan yang mana perbuatan tersebut seharusnya kita yang melakukan, tetapi karena adanya halangan maka dapat diwakilkan kepada orang lain tersebut.

contoh surat kuasa

Sebagai contoh adalah ketika kita ingin listrik di rumah dilakukan perubahan satuan (misal dari 450 watt menjadi 900 watt), maka yang dapat tanda tangan melakukan perubahan tersebut adalah si pemilik rumah (saat listrik pertama kali dipasang), nah jika si pemilik rumah berhalangan hadir di PLN, maka bisa meminta orang lain untuk melakukannya dengan syarat membuat surat kuasa bertanda tangan si pemilik rumah dan bermaterai.

Surat kuasa adalah bukti bahwa yang bersangkutan secara resmi bersedia untuk diwakilkan oleh orang lain dalam melakukan sesuatu.

Surat kuasa biasanya banyak dibutuhkan pada layanan-layanan publik, seperti mengurus listrik, mengurus tanah, mengurus rumah, dan lain sebagainya.

Jenis-jenis Surat Kuasa

Jenis surat kuasa ada 3, yaitu :

1. Surat Kuasa Perseorangan

Surat kuasa perseorangan adalah surat kuasa yang diberikan kepada orang lain untuk melakukan kegiatan yang sifatnya kepentingan pribadi si pemberi wewenang, contohnya pengurusan bayar pajak, pengurusan bayar listrik, pengurusan pengambilan barang dan gaji, dan lain sebagainya.

2. Surat Kuasa Kedinasan

Surat kuasa kedinasan adalah surat kuasa yang diberikan oleh organisasi baik itu organisasi masyarakat (ormas), organisasi di perusahaan swasta, instansi pemerintahan kepada orang dengan jabatan tertentu untuk menjalankan tugas atas nama pimpinan organisasi tersebut.

3. Surat Kuasa Istimewa

Surat kuasa istimewa adalah surat kuasa yang diberikan kepada seseorang atau pihak lain untuk dapat mewakili pemberi kuasa dalam masalah hukum.

Surat kuasa istimewa biasanya diberikan oleh orang yang sedang terlibat permasalahan hukum kepada pengacara atau lembaga bantuan hukum yang bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dialami tersebut.

Sebelum Membuat Surat Kuasa, Perhatikan Dahulu Hal Berikut Ini :

Dalam membuat surat kuasa bukan hanya soal suratnya saja, tetapi siapa yang mengambil alih wewenang itu yang harus menjadi perhatian.

a. Pilih orang yang benar-benar dikenal (saudara sendiri lebih baik). 

Kenapa harus orang yang benar-benar dikenal ? Karena surat kuasa itu berisi berbagai dokumen penting yang bernilai besar untuk kita bahkan untuk masa depan kita, sehingga wajib kita meminta tolong kepada orang yang kita benar-benar bisa dipercaya, contohnya seperti keluarga, kerabat, dan teman dekat kita.

b. Lengkapi dokumen lain, tidak hanya membawa surat kuasa. 

Untuk memberikan kepastian dan keaslian dari Surat kuasa yang kita buat, kita juga memerlukan beberapa dokumen pendukung yang juga penting, Misalnya Anda dapat memperoleh sertifikat untuk mengetahui bahwa ketua RT setempat atau Rw terkait untuk menyerahkan surat kuasa.

c. Berikan cap untuk surat kuasa (seperti materai). 

Hal penting yang sering dilupakan dalam membuat surat kuasa adalah cap berupa materai. Dalam surat kuasa Anda, Anda harus menyertakan materai sebagai bukti bahwa surat itu sah.

Penulisan Surat Kuasa

Dalam penulisan surat kuasa sendiri memiliki 3 jenis yaitu surat kuasa perseorangan, kedinasan dan istimewa, sehingga penulisannya berbeda.

Cara Membuat Surat Kuasa Perseorangan

1. Judul surat harus tertulis “Surat Kuasa” atau “Surat Kuasa Perseorangan” .

2. Keterangan data diri pemberi kuasa, seperti : nama, alamat, pekerjaan, nomor handphone dll. (Harus Lengkap)

3. Keterangan data diri penerima kuasa. Jangan lupa sebelum menuliskan data diri, anda juga harus menulis satu kalimat yang menerangkan bahwa data diri yang ada dibawahnya adalah orang penerima kuasa. Contoh : “Dengan ini memberi kuasa kepada : ….. (data diri)”

4. Pada bagian ke 4,Membuat paragraf tentang apa saja kuasa yang ada di dalamnya. paragraf ini akan menjadi penting untuk membatasi ruang gerak ataupun wewenang penerima kuasa dalam menjalankan kegiatan atas nama pemberi kuasa.

5. Tanggal dan tanda tangan kedua belah pihak, baik pemberi kuasa dan penerima kuasa.

6. Jika kuasa yang diberikan, mengandung unsur hukum yang mengikat anda dapat menambahkan materai di dalamnya (untuk memperkuat).

Cara Membuat Surat Kuasa Kedinasan


1. Surat harus memiliki “Kepala Surat” dari intansi, organisasi atau perusahaan yang memberi kuasa. Contoh : Jika surat kuasa dibuat oleh kepala dinas pendidikan, maka kepala surat atau kop surat harus berasal dari dinas pendidikan tersebut.

2. Judul surat harus tertulis “Surat Kuasa” atau “Surat Kuasa Kedinasan“.

3. Nomor surat kuasa yang akan menjadi bukti pengarsipan.

4. Membuat bagian data diri pemberi kuasa. Diantaranya adalah nama instansi/Organisasi/perusahaan beserta alamatnya, nama orang memberi kuasa serta NIK dan jabatan pemberi kuasa. Mungkin akan ada beberta tambahan lagi, tergantung kebijakan yang dibuat oleh intansi/organisasi/perusahaan.

5. Membuat bagian data diri penerima kuasa, data diri yang dimasukan sama seperti pemberi kuasa.

6. Paragraf tujuan pemberian kuasa. Pada bagian ini harus dijelaskan secara terperinci apa saja yang dapat di lakukan penerima kuasa.

7. Jangan lupa menuliskan tempat dan waktu surat kuasa dibuat.

8. Setelah itu jangan lupa membuat masa berlaku surat kuasa. Ini salah satu cara agar tidak ada terjadi penyalahgunaan wewenang.

9. Tanda tangan kedua belah pihak (pembuat & penerima kuasa), di bawah tanda tangan jangan lupa membuat nama, NIP/Jabatan.

10. Meterai/cap instansi sebagai bukti persetujuan dari intansi/ perusahaan/ organisasi.

Cara Membuat Surat Kuasa Istimewa


Dalam penulisan surat kuasa istimewa, sebenarnya hampir sama dengan surat kuasa perseorangan. Bedanya disurat kuasa istimewa, materai merupakan sebuah hal yang wajib ada, sebagai bukti administrasi hukum yang sah. 

Selain itu, terkadang jika surat istimewa diberikan kepada kantor pengacara, mereka meminta menggunakan kepala surat atau kop surat dari kantor mereka.

Sehingga penulisan surat kuasa istimewa lebih formal dan lebih lengkap (baik materai ataupun kop suratnya)

Contoh Surat Kuasa

Berikut contoh surat kuasa yang bisa dijadikan referensi dalam penulisan surat kuasa.

1. Surat Kuasa Perorangan Pengambilan Uang Pensiun

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : Ny. Dirjo Puspito
Pekerjaan : Pensiunan Karyawan PT. Kedaulatan Rakyat
Alamat : Pujokusuman MG 1/347, RT 18, RW04, Yogyakarta

Dengan ini memberikan kuasa kepada :

Nama : Zubaidah
Pekerjaan : Swasta
Alamat : Peleman 23, Rejowinangun, Yogyakarta
Untuk : Mengambil uang pensiunan bulan januari 1999

Surat kuasa ini dibuat berhubung saya sedang sakit dan terpaksa harus dirawat dirumah sakit.

Demikianlah surat kuasa ini dibuat dengan sesungguhnya dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Yogyakarta 31 Desember 1998

Yang menerima kuasa                                     Yang memberi kuasa

Zubaidah                                                Ny. Dirjo Puspito

Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Benar Berbagai Keperluan

2. Surat Kuasa Kedinasan

Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Benar Berbagai Keperluan

3. Surat Kuasa Perseorangan Pengambilan Gaji 

Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Benar Berbagai Keperluan

4. Surat Kuasa Perseorangan Pengambilan bpkb Motor 

Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Benar Berbagai Keperluan

5. Surat Kuasa Pengambilan Ijazah 

Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Benar Berbagai Keperluan

6. Surat Kuasa berhenti berlangganan speedy

Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Benar Berbagai Keperluan











Kata kunci : 
contoh surat kuasa pengambilan gaji, contoh surat kuasa pengambilan ijazah, contoh surat kuasa pengambilan bpkb, contoh surat kuasa khusus pidana, contoh surat kuasa ahli waris kematian, contoh surat kuasa pengambilan uang di bank, contoh surat kuasa pengambilan paspor, contoh surat kuasa pengambilan str, contoh surat kuasa perantara, contoh surat tugas pns, contoh surat tugas kerja psbb, cara bikin surat pernyataan, cara bikin surat kuasa pengambilan bpkb, contoh surat pribadi, cara membuat surat kuasa pengambilan gaji
contoh surat kuasa penggunaan rekening bank, contoh surat kuasa bayar pajak, contoh surat kuasa pembatalan tiket, contoh surat kuasa go food, contoh surat kuasa penagihan hutang
contoh surat kuasa pengambilan bpkb motor, contoh surat kuasa pembayaran pajak motor, contoh surat kuasa notaris, contoh surat kuasa bantuan hukum, contoh surat kuasa korporasi, contoh surat kuasa pembuatan ktp
surat kuasa jual beli tanah, contoh surat kuasa pemecahan sertifikat tanah

Post a comment for "6 Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Benar"