Makalah Tentang Pendidikan


Makalah pendidikan ini saya tulis untuk membantu dalam pengerjaan makalah dengan tema seputar pendidikan, makalah dibawah ini bisa menjadi tambahan referensi dalam pengerjaan makalah pendidikan, semoga dapat membantu dalam pengerjaan makalah.


Makalah Tentang Pendidikan

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul Makalah tentang pendidikan ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas bapak guru pada mata pelajaran bahasa indonesia. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang pendidikan dan pentingnya pendidikan bagi para pembaca dan juga bagi penulis.

Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak guru, selaku guru mata pelajaran bahasa indonesia yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini.

Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan makalah ini.

Surakarta, 18 Mei 2020



Penulis
Dedi Nugroho

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR  .................

DAFTAR ISI ..........................


PENDAHULUAN ....................

Latar Belakang .......................
Rumusan Masalah ..................
Tujuan ........................................

PEMBAHASAN ..................



  1. Pengertian Pendidikan .......................
  2. Fungsi Pendidikan ..............................
  3. Jenis Pendidikan Di Indonesia ........................


PENUTUP ............................


DAFTAR PUSTAKA ...................


PENDAHULUAN

Latar Belakang

Pendidikan merupakan dimana seseorang akan memulai untuk membangun alur hidupnya masing-masing, dan lewat pendidikan mereka akan dibimbing, diarahkan, dan dibekali teori-teori bagaimana cara untuk membangun dan menjalani kehidupan yang baik dan layak. Setiap orang pasti membutuhkan pendidikan, baik orang yang sudah dianugerahi kecerdasan maupun orang yang belum dianugerahi kecerdasan, baik orang yang normal akal sehatnya maupun orang yang memiliki kelainan. 

Pendidikan akan menjadikan seseorang lebih luas wawasannya, lebih bijaksana, dan memiliki kepribadian yang tangguh. Pendidikan juga dapat membedakan kedudukan kita di masyarakat. Orang yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi, maka orang itu akan lebih terpandang dan dihargai dalam masyarakat. Dalam segi tingkat mendapatkan pekerjaan, pendidikan juga sangat berpengaruh. Terutama dalam hal jabatan, orang yang memiliki pendidikan yang tinggi akan diberikan amanah dalam jabatan yang tinggi pula. Sebaliknya, sedangkan orang yang memiliki pendidikan rendah akan diberikan amanah jabatan yang rendah pula. Karena setiap pekerjaan akan disesuaikan dengan kemampuan seseorang. Dan hal itu juga akan menentukan pendapatan dari pekerjaannya.


Dari penjelasan diatas membuat kita harus memahami apa itu pendidikan, apa fungsi pendidikan dan apa saja jenis pendidikan yang ada di indonesia.



Rumusan Masalah

Dapat disimpulkan rumusan masalah berdasarkan latar belakang diatas adalah :
  1. Apa pengertian pendidikan ?
  2. Apa fungsi dari pendidikan ?
  3. Apa saja jenis pendidikan di indonesia ?


Tujuan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk ....
  1. Dapat mengetahui pengertian pendidikan
  2. Dapat mengetahui fungsi pendidikan
  3. Dapat mengetahui jenis pendidikan di indonesia


PEMBAHASAN

1. Pengertian Pendidikan

Arti pendidikan berasal dari bahasa inggris yaitu Education, dimana dari bahasa latinnya yaitu Eductum. Dengan artian kata “E”  yaitu sebuah proses perkembangan dari dalam keluar kemudian kata “Duco” dengan artian yang sedang berkembang.


Jadi Pendidikan adalah proses kemampuan serta keahlian diri yang terus berkembang terus menerus secara individual. Hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa pengetahuan akan terus selalu ada dan tidak akan pernah hilang, seperti yang dijelaskan dalam arti pendidikan.

Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.


Menurut H. Fuad Ihsan (2005: 1) menjelaskan bahwa dalam pengertian yang sederhana dan umum makna pendidikan sebagai “Usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada didalam masyarakat dan kebudayaan”. Usaha-usaha yang dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai dan norma-norma tersebut serta mewariskan kepada generasi berikutnya untuk dikembangkan dalam hidup dan kehidupan yang terjadi dalam suatu proses pendidikan sebagai usaha manusia untuk melestarikan hidupnya.


Disamping itu Jhon Dewey (2003: 69) menjelaskan bahwa “Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kearah alam dan sesama manusia”. Sedangkan menurut J.J. Rousseau (2003: 69) menjelaskan bahawa “Pendidikan merupakan memberikan kita pembekalan yang tidak ada pada masa kanakkanak, akan tetapi kita membutuhkanya pada masa dewasa”.



Dilain pihak Oemar Hamalik (2001: 79) menjelaskan bahwa “Pendidikan adalah suatu proses dalam rangka mempengaruhi siswa agar dapat menyesuaikan diri sebaik mungkin terhadap lingkungan dan dengan demikian akan menimbulkan perubahan dalam dirinya yang memungkinkannya untuk berfungsi secara kuat dalam kehidupan masyarakat”.


2. Fungsi Pendidikan

Fungsi pendidikan sangat berkaitan dengan pengertiannya, karena apabila bertentangan akan menjadi salah artian dalam menuntut ilmu. Secara umum fungsi dari pendidikan yaitu yang membentuk diri baik dari kemampuan, keahlian, etika dan akhlak yang menjadi lebih baik.

Kemudian menjadi sarana untuk membekali diri untuk menghadapi dunia bermasyarakat. Hal itu karena yang dibutuhkan oleh dunia masyarakat bukan hanya sekedar ilmu pengetahuan yang luas akan tetapi adanya etika dan adab. Beberapa pengertian pendidikan berdasarkan fungsinya yang dikemukakan oleh para ahli ataupun pakar pendidikan.


- Horton dan Hunt. 

Menurut Horton dan Hunt, fungsi pendidikan adalah mempersiapkan manusia agar dapat mandiri dan mencari nafkah untuk dirinya sendiri, Mengembangkan pola pikir serta potensi diri dalam mengembangkan minat dan bakat peserta didik sesuai yang dibutuhkan masyarakat, Membantu menghidupkan serta melestarikan kebudayaan dalam bermasyarakat, serta menanamkan keterampilan dan keahlian partisipasi dalam demokrasi.


- David Popenoe. 

Menurut David Popenoe tentang fungsi pendidikan adalah  sebagai bentuk trensfer cultur ataupun pemindahan kebudayaan dari generasi sebelumnya hingga sekarang, lebih aktif dan ikut serta dalam memilah manusia sebagai pemeran sosial, kemudian aktif dalam berkontribusi terhadap pembangunan taraf berpikir, serta menimbulkan nilai sosial yang tinggi dalam menguasai ilmu pengetahuan.

Menuntut ilmu tidak ada batasan usia atau dapat dikatakan selama kita hidup merupakan proses pendidikan, baik pendidikan dalam keluarga, pendidikan di sekolah, dan pendidikan di masyarakat. Dengan pendidikan, banyak sekali hal yang dapat kita dapatkan. Tapi entah mengapa masih banyak orang-orang di sekitar yang menyepelekan pendidikan dan tidak mementingkan pendidikan sebagaimana mestinya. Tidak hanya di desa-desa terpencil saja, bahkan di kota-kota besar masih banyak anak yang tidak dapat pendidikan yang harusnya dia peroleh. Dan sepertinya kesadaran mereka tentang pentingnya pendidikan untuk anak-anak penerus bangsa masih perlu ditingkatkan.



3. Jenis Pendidikan

a. Pendidikan Formal

Pendidikan formal adalah jenis pendidikan yang terstruktur dan memiliki jenjang, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar (SD), pendidikan menengah (SMP), pendidikan atas (SMA), dan pendidikan tinggi (Universitas).

Berikut ini adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan formal:


- Taman Kanak-kanak (TK)

- Raudatul Athfal (RA)
- Sekolah Dasar (SD)
- Madrasah Ibtidaiyah (MI)
- Sekolah Menengah Pertama (SMP)
- Madrasah Tsanawiyah (MTs)
- Sekolah Menengah Atas (SMA)
- Madrasah Aliyah (MA)
- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
- Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
- Perguruan Tinggi
- Akademi
- Politeknik
- Sekolah Tinggi
- Institut
- Universitas


b. Pendidikan Non Formal

Pendidikan non formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang bisa dilaksanakan secara berjenjang dan terstruktur. Jenis pendidikan ini bisa disetarakan dengan hasil program pendidikan formal melalui proses penilaian dari pihak yang berwenang.

Berikut ini adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan non formal:


- Kelompok bermain (KB)

- Taman penitipan anak (TPA)
- Lembaga kursus
- Sanggar
- Lembaga pelatihan
- Kelompok belajar
- Pusat kegiatan belajar masyarakat
- Majelis taklim


c. Pendidikan Informal

Pendidikan informal adalah jenis pendidikan yang berasal dari keluarga dan lingkungan dimana peserta didiknya dapat belajar secara mandiri.

Beberapa yang termasuk di dalam pendidikan informal adalah;


- Agama

- Budi pekerti
- Etika
- Sopan santun
- Moral

- Sosialisasi

PENUTUP

Kesimpulan

Pendidikan di sekolah merupakan pendidikan yang didapatkan setelah kita mendapatkan pendidikan dalam keluarga. Pendidikan dalam keluarga dan pendidikan di sekolah memiliki suasana yang berbeda. Dimana pendidikan di sekolah disertai dengan fasilitas, seperti kursi, meja, papan tulis, beserta seseorang yang memakai seragam yang biasanya di panggil Bu guru atau Pak guru. Sekolah merupakan lembaga formal yang mempunyai tugas untuk mendidik semua orang. 

Peranan sekolah sangatlah besar dalam tukar menukar pikiran peserta didik. Guru harus berupaya agar pelajaran yang diberikan cukup untuk kebutuhan peserta didik masing-masing dengan memberikan ilmunya kepada peserta didik sesuai kemampuan yang telah di miliki. 


Guru juga harus membina peserta didik untuk menjadi manusia yang berkepribadian yang baik. Hanya dengan cara tersebut yang dapat membantu anak berkembang. Peranan guru sebagai pendidik merupakan peranan memberikan bantuan dengan dorongan, serta tugas-tugas yang membantu anak menjadi disiplin dan bertanggung jawab atas apa yang telah didapatkan selama belajar di sekolah. Pelajaran yang diberikan juga harus mampu meningkatkan ketertarikan anak dalam belajar.

Saran

Pendidikan di indonesia harus lebih baik lagi kedepannya, banyak aspek-aspek yang perlu diperbaiki baik dari kurikulum, mata pelajaran hingga cara atau teknik pengajarannya, semua mendukung pendidikan indonesia menjadi lebih baik lagi.

DAFTAR PUSTAKA

https://www.silabus.web.id/pengertian-pendidikan-dan-makna-pendidikan/
https://www.romadecade.org/pengertian-pendidikan/
https://www.duniapgmi.com/2020/02/pentingnya-pendidikan.html

Belum ada Komentar untuk "Makalah Tentang Pendidikan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel