Laporan Kewirausahaan Lampion Sintesis


LAPORAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

(LAMPION SINTESIS BERBAHAN BENANG WOL)

gambar dari abundancethebook.com

OLEH :
DEDI NUGROHO

TAHUN PELAJARAN 2018/ 2019


KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa, sebab berkat rahmat dan hidayahnya, kami kelompok 6 dapat dengan lancar menunaikan salah satu tugas kami dalam mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan yakni membuat kerajinan tepat pada waktunya.
Terserlip rasa terima kasih yang setulus-tulusnya bagi segenap rekan yang telah banyak membantu pengerjaan kerajinan kami. Kerja sama antartim yang hebat menjadi latar belakang kesuksesan dalam pengerjaan kerajinan ini. Tak terlupa, rasa hormat kami kepada ibu Reni Susiana Dewi, guru Prakarya dan Kewirausahaan kelas XI, yang telah setia memandu kami selama pengerjaan lampion ini dari awal hingga pembuatan laporan.
Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih,. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Surakarta, 24 Agustus 2018


Penulis


DAFTAR ISI

1. KATA PENGANTAR
2. PENDAHULUAN
2.1   Latar Belakang
2.2   Tujuan Pembuatan
3. PEMBAHASAN
3.1   Pengenalan Produk
3.2   Alat dan Bahan
3.3   Tahap Pembuatan
4. KESIMPULAN
4.1     Kesimpulan
4.2     Saran

2.      PENDAHULUAN
2.1     LATAR BELAKANG 
Zaman globalisasi makin ngeri. Produk-produk best quality berbasis bahan an-organik makin mengaduk-aduk pasaran nasional. Hampir sebagian produk-produk sistesis zaman modern ini terbuat dari bahan yang sukar terurai, seperti kaca, plastik (PE, PP, dan lain-lain) mengalahkan produk lokal berbasis bahan recycle, reuse, dan recycle. Padahal, benda semcam itulah yang paling baik diproduksi dan digunakan oleh msyarakat dalam jangka waktu panjang.
Kesadaran masyarakat mulai tumbuh ketika kini Indonesia mulai dihadapkan oleh bencana surplus sampah di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan DIY. Peristiwa itu mengakibatkan banjir yang menjadi penyakit kambuhan. Dari situ, pemerintah dan masyarakat mulai memahami pentingnya 3R.Aksi nyata yang telah diterapkan pemerintah mendukung salah satu program tersebut adalah diadakannya agenda adiwiyata, bank sampah, home industry, dan segala macam bidang usaha kecil-kecilan untuk mengolah sampah.

2.2     TUJUAN PEMBUATAN 
Tujuan primer pembuatan kerajinan “lampion sintesis berbahan benang wol” di antaranya untuk memenuhi salah satu kewajiban kami pada pelajaran Kerajinan dan Kewirausahaan kelas XI semester 1 yakni membuat kerajinan bangun datar. 
Tujuan sekunder dari pembuatan kerajinan ini adalah mengaplikasikan pembelajaran GERAKAN MENGOLAH SAMPAH yang merupakan salah satu program kerja OSIS yakni “Adiwiyata” dari Ganesha Karya di sekolah kami. Diharap, dengan membuat kerajinan dari bahan bekas kami ini mampu menginspirasi dan mengedukasi banyak pihak agar lebih gencar memahami pentingnya mengolah sampah.


3.     PEMBAHASAN
3.1     PENGENALAN PRODUK
        Produk yang telah kami buat kami namai “Lampion Sintesis Berbahan Benang Wol“. Mengapa kami namai lampion sinesis?  Lampion ini merupakan hasil perpaduan dari bahan bekas benang wol dan kain flannel yang kami satukan dengan lem kayu. Kami berusaha memadukan kedua bahan bekas yang sering ditemui di kehidupan sehari-hari itu menjadi lampion yang unik dan antik, serta mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. 

3.2   ALAT DAN BAHAN
Alat yang kami perlukan :
Gunting/ cutter
Kuas (segala ukuran)
Wadah air 
Bahan yang kami butuhkan :
Balon (1 buah)
Lem kayu dan air (secukupnya)
Benang wol (± 3 gulung besar)
Bohlam (1 buah)
Kabel (1 buah)
Fitting lampu (1 buah)
Staker (1 buah)
Kain flannel

3.3     TAHAP PEMBUATAN
1. Siapkan segala bahan dan alat yang dibutuhkan.
2. Kita tiup balon (ukuran sesuai selera) hingga bulat menggelembung. Fungsi balon sendiri adalah sebagai kerangka utama mencetak bentuk balon yang diinginkan.
3. Siapkan beberapa gulungan benang wol sebagai bahan utama kerajinan ini. 
4. Lapisi balon dengan lem kayu yang sudah dicampur dengan air. Kira-kira lem banding air adalah 2 : 1. Adonan lem tidak boleh terlalu kental ataupun terlalu encer. Terlalu banyak air akan mempersulit pengeringan balon itu sendiri
5. Setelah lem merata, kita dapat membalut seluruh permukaan balon dengan benang wol. Point penting dari membelitkan benang yakni jangan sampai benang terlalu tebal sehingga rapat menutupi seluruh permukaan balon. Kita harus beri celah antarbenang agar saat lampu dinyalakan, cahaya akan terpancar keluar.
6. Sembari memutar, kita juga perlu mengoleskan lem kayu secara perlahan.
7. Jemur hingga kering balon tersebut. Ingat, jangan letakkan balon di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung. Hal itu menyebabkan balon akan cepat memuai dan lama-kelamaan akan meledak.
8. Setelah kering, ledakkan balon dan keluarkan balon dari kerangka. Berilah sketsa lingkaran pada rangka untuk lubang yang akan dipotong. Fungsinya adalah untuk memberi celah agar lampu dapat masuk ke dalam kerangka. 
9. Ikuti skema pemasangan lampu dengan fitting, staker, dan kabel agar lampu mampu menyala dengan benar. 
10. Jika anda memiliki ide lebih, kita dapat menghias lampu ini dengan berbagai bentuk dari bahan bekas lain. Seperti halnya membuat hello kitty dengan menambahkan telinga, pita kumis, dan mulut dari kain flannel seadanya.
11. Sambungkan staker pada arus listrik. Sebagai pedoman, gunakan lampu bohlam ber-watt kecil. Mengapa? Meskipun ber-watt tinggi, cahaya lampu nantinya akan terhalang benag-benang dengan kerapatan cukup tinggi. Lampu ber-watt tinggi dan rendah akan sama hasilnya yakni memancarkan cahaya yang temaram.
12. Cuci tangan anda dan segala perlengkapan yang kotor agar finishing berjalan maksimal.

4.     PENUTUP
        4.1     KESIMPULAN
Membuat suatu kerajinan tidaklah sesulit yang dibayangkan. Kita hanya butuh modal bahan dan alat, serta tekad yang besar. Kepribadian yang harus dimiliki tiap pengrajin produk ini adalah teliti, cekatan, kesabaran,dan rasa juang yang tinggi. Dibutukan kesabaran ekstra dalam pembuatan produk ini karena kita harus membalut balon dengan banyak gulungan benang. 
Mengapa lampion benang? Lampion benang wol termasuk produk yang digemari para penikmat lentera dalam membuat kreasi. Lampion ini sangat mudah pembuatannya dan biaya yang diperlukan terjangkau. Selain itu, lampion benang wol juga mudah untuk dikreasikan ke dalam berbagai bentuk yang unik bahkan bisa dibentuk ke dalam berbagai macam karakter-karakter animasi menarik.

4.2     SARAN
Saat kita hendak membuat kerajinan ini, lebih baik pertimbangkan perbandingan antara air dan lem kayu. Beberapa kekeliruan tahapan yang telah kelompok kami lakukan dalam membuat kerajinan ini adalah lem yang terlalu encer memakan waktu pengeringan. Selain itu, saat penjemuran kami dengan sengaja meletakkan balon ini di tempat terik (langsung terkena sinar matahari). Hal itu menyebabkan balon yang kami buat cepat meletus, sehingga kerangka yang belum kering sempat rusak.