Penerapan Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat


PENERAPAN PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT

Disusun Oleh :
Dedi Nugroho
Nim : 
15010xxxxx

UNIVERSITAS DUTA BANGSA
SURAKARTA
TAHUN AJARAN 2018/2019


KATA PENGANTAR

Rasa syukur yang dalam saya ucapkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa,karena berkat kemurahannya makalah ini dapat terselesaikan sesuai yang di harapkan . Dalam makalah ini saya akan membahas “ Penerapan Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat ”. Dimana Pancasila yang menjadi sebuah Ideologi Negara Republik Indonesia , harus tetap di terapkan dari hal kecil dalam bermasyarakat.
Makalah ilmiah ini telah saya susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak , dan beberapa sumber blog sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka saya menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar saya dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.

Akhir kata saya berharap semoga makalah Penerapan Pancasila Dalam Bermasyarakat ini  dapat bermanfaat terhadap pembaca.
    


Surakarta ,20 november 2018


Penyusun
Ricky Ardiyansyah
15010xxxxx


Daftar isi
• Kata Pengantar
• Daftar isi

Bab 1 Pendahuluan
• Latar Belakang
• Rumusan Masalah
• Tujuan

Bab II Pembahasan
• Pengertian Pancasila
• Pancasila Mennurut Para Ahli
• Penerapan Nilai-Nilai Pancasila

Bab III Penutupan
• Kesimpulan

Daftar Pustaka


Bab I Pendahuluan

A. Latar Belakang
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 menegaskan bahwa fungsi dan tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peadaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencersdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap. Kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia?
2. Bagaimana pandangan beberapa para ahli tentang Pancasila ?
3. Bagaimana penerapan Pancasila dalam kehidupan Bermasyarakat?

C.Tujuan
1 Untuk mengetahui Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia.
2 Untuk mengetahui nilai tiap-tiap sila dari Pancasila?
3 Untuk mengetahui Pancasila Sebagai Pedoman Kehidupan Dalam Masyarakat Berbangsa dan Bernegara

Bab II Pembahasan

A. Pengertian Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia 
Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia. Pancasila adalah dasar Negara Indonesia yang digunakan untuk pedoman bangsa Indonesia dalam berperilaku dan bercita –cita. Pancasila tersebut dicetuskan agar supaya bangsa Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk berdiri hingga saat ini dan tidak lagi dijajah oleh bangsa lain. Ada beberapa macam fungsi pancasila yang dari dulu hingga sekarang dianut oleh bangsa Indonesia. Fungsi – fungsi tersebut ada 10. Tiga diantaranya adalah pancasila sebagai dasar Negara, pancasila sebagai ideologi Negara, dan pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. 

Mengapa pancasila dijadikan sebagai dasar Negara? Negara tanpa dasar, bagaikan rumah tanpa fondasi. Maksudnya adalah ketika Negara tidak mempunyai dasar mengapa Negara itu terbentuk, maka akan mudah runtuh atau dijajah oleh bangsa lain. Dasar Negara merupakan kaki untuk berpijak, dimana kaki tersebut harus kuat dan kokoh. Pancasila mempunyai peran penting dalam pembangunan bangsa Indonesia. Pancasila adalah dasar Negara yang menjadi sebuah sumber dari segala sumber hukum yang yang mengatur seluruh pemerintahan, wilayah dan masyarakat Indonesia. Pancasila terlibat secara langsung dalam hukun Indonesia, yang terikat dengan formal oleh struktur kekuasaan dan cita – cita hukum yang menjadi seluruh dasar Negara Indonesia.

B. Pancasila Menurut Beberapa Ahli
1. Ir. Soekarno
Beliau menjelaskan bahwa Pancasila ialah sebuah isi dalam jiwa bangsa Indonesia yang secara turun temurun ada dalam setiap jiwa warga negara Indonesia. Jadi Pancasila bukan hanya falsafah negara melainkan juga falsafah bangsa kita yakniIndonesia.

2.Muhammad Yamin
Menurut Muhammad Yamin, Pancasila ialah kata yang berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti sendi, jadi Pancasila ialah 5 sendi yang menjadi dasar dan peraturan untuk mengatur tingkah laku masyarakat menjadi lebih baik.

3.Notonegoro
Sedangkan menurut Notonegoro, Pancasila ialah dasar falsafah negara Indonesia. Jadi dapat disimpulkan bahwa Pancasila menjadi ideologi negara Indonesia dan menjadi pandangan hidup bagi bangsa Indonesia.

C. Penerapan Nilai Nilai Pancasila
Berikut ini Contoh Pengamalan Pancasila Ke 1,2,4, dan 5 dalam kehidupan Sebagai berikut.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila pertama dari Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa Sila ini berhubungan terhadap perilaku kita sebagai umat pertama pada Tuhannya. Berikut contoh sikap yang mencerminkan di sila Pertama :
• Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. 
• Percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. 
• Tidak melakukan penistaan dari suatu agama seperti melakukan pembakaran rumah rumah ibadah. 
• Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 
• Menjalani perintah agama sesuai ajaran agama yang dianut masing-masing. Kita tidak boleh membeda-bedakan cara bergaul hanya karena ras, suku dan agama 
• Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain. 
• Membina kerjasama dan tolong menolong antar umat beragama. 
• Bersikap toleran kepada umat beragama yang lainya. 
• Mengembankan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing 

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Sila ini berhubungan terhadap perilaku kita sebagai manusia yang pada hakikatnya semua sama di Dunia ini. Berikut contoh sikap yang mencerminkan di sila Kedua :
• Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia tanpa membedakan.
• Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. 
• Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. 
• Tidak semena-mena terhadap orang lain. 
• Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan, seperti acara acara bakti sosial, memberikan bantuan kepada panti panti asuhan sebagai bentuk kemanusiaan peduli akan sesama. 
• Senang membantu teman yang sedang mengalami kesusahan. 
• Memberikan bantuan kepada korban bencana alam. 
• Mengembangkan sikap tenggang rasa. 
• Menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. 
• Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain. 
• Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira. 
• Menyadari bahwa kita mempunyai hak dan kewajiban yang sama. 

3. Persatuan Indonesia
Sila ini berhubungan terhadap perilaku kita sebagai warna Negara Indonesia untuk bersatu membangun negeri ini. Berikut contoh sikap yang mencerminkan di sila Ketiga :
• Bangga dan cinta terhadap tanah air dan bangsa. 
• Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara 
• Mengembangkan sikap saling menghargai. 
• Membina hubungan baik dengan semua unsur bangsa 
• Memajukan pergaulan demi peraturan bangsa. 
• Menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan Indonesia. 
• Mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi arau golongan. 

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Sila ini beruhubungan terhadap perilaku kita untuk selalu bermusyawarah dalam menyelesesaikan masalah. Berikut contoh sikap yang mencerminkan di sila Keempat :
• Selalu mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat dalam menyelesaikan permasalahan. 
• Menghindari aksi “Walk Out” dalam suatu musyawarah. 
• Menghargai hasil musyawarah. 
• Ikut serta dalam pemilihan umum, pilpres, dan pilkada. 
• Memberikan kepercayaan wakil-wakil rakyat yang telah terpilih. 
• Yang menjadi wakil rakyat juga harus mampu membawa aspirasi rakyat. 
• Kita tidak boleh memaksakan kehendak kita kepada orang lain. 
• Menghormati dan menghargai pendapat orang lain. 
• Berhati besar untuk menerima keputusan apapun yang dihasilkan oleh musyawarah. 
• Bekerja sama untuk mempertanggung jawabkan keputusan tersebut. 

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Sila ini berhubungan dengan perilaku kita dalam bersikap adil terhadap semua orang. 
• Menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan gotong royong. 
• Peduli terhadap penderitaan yang dialami orang lain. 
• Tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan pihak umum. 
• Suka melakukan perbuatan dalam rangka mewujudkan kemajuan dan keadilan sosial. 
• Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekluargaan dan kegotongroyongan. 
• Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. 
• Menghormati hak-hak orang lain. 
• Suka memberi pertolongan kepada orang lain. 
• Tidak bersifat boros, dan suka bekerja keras 
• Tidak bergaya hidup mewah. 
• Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
dari pengamalan-pengamalan pancasila telah terbukti sudah memenuhi kriteria orang-orang
Hanya itu saja contoh pengamalan pancasila dari sila ke 1 sampai 5. dengan mengetahuinya , semoga kita bisa mengamalkannya dan bukan hanya dibaca.

Bab III Penutup

A. Kesimpulan
Pancasila adalah dasar Negara Republik Indonesia, ideologi Negara Indonesia,   sekaligus menjadi pandangan hidup bangsa. Pancasila juga merupakan sumber kejiwaan masyarakat dan negara Republik Indonesia. “Makalah PKn Pancasila” Maka manusia Indonesia menjadikan pengamalan Pancasila sebagai perjuangan utama dalam kehidupan kemasyarakatan dan kehidupan kengaraan. Oleh karena itu pengalamannya harus dimulai dari setiap warga negara Indonesia, setiap penyelenggara negara yang secara meluas akan berkembang menjadi pengalaman Pancasila oleh setiap lembaga kenegaraan dan lembaga kemasyarakatan, baik dipusat maupun di daerah.
Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur, ajaran-ajaran moral yang kesemuanya itu meruapakan peljelmaan dari seluruh jiwa manusia Indonesia. Menyadari bahwa untuk kelestarian nilai-nilai pancasila itu perlu diusahakan secara nyata dan terus-menerus pengahayatan dan pengamalan nila-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, oleh sebab itu setiap warga Negara Indonesia, penyelenggara Negara, serta lembaga kenegaraan dan lembaga kemasyarakatan baik di pusat maupun di daerah harus sama-sama mengamalkan nilai-nilai Pancasila demi kelestarianya.

Penerapan Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat


DAFTAR PUSTAKA
*http://www.informasi-pendidikan.com/2017/09/pengertian-pancasila-sebagai-dasar.html
*www.mikirbae.com
*www.wikipedia.org
*http://www.masterpendidikan.com/2017/01/5-pengertian-pancasila-menurut-para-ahli.html
*http://www.masterpendidikan.com/2016/03/tujuan-pendidikan-pancasila-beserta-penjelasannya-lengkap.html