Startup Unicorn Indonesia


Startup Unicorn Indonesia 

Siapa saja sih Startup Unicorn Indonesia  saat ini, startup yang merajai pasar digital indonesia saat ini dan sudah banyak sekali masyarakat yang familiar dan menggunakan jasa dari startup ini, siapa sajakah, simak dibawah ini.

Seperti pada postingan sebelumnya tentang apa itu unicorn, sekarang saatnya kita lihat siapa startup terbaik indonesia saat ini yang menyandang status sebagai unicorn.

dediblog.id - Startup Unicorn Indonesia
image from feedough.com

Jadi sekarang ini indonesia memiliki 4 startup unicorn yang sudah dilirik dan dibiayai oleh investor asing, nilainya pun cukup fantastis yakni diatas 1 miliar dolar amerika (atau sekitar 13,8 triliun rupiah), yaitu Tokopedia, Gojek, Traveloka dan Bukalapak.

Baca juga : Apa Itu Startup dan Contoh Perusahaan Startup

- Tokopedia dengan valuasi sebesar Rp 50 triliun, 
- Gojek dengan valuasi sebesar Rp 40 triliun, 
- Traveloka dengan valuasi sebesar Rp 26 triliun 
- Bukalapak dengan valuasi sebesar Rp 15 triliun.

Berikut saya bagikan penjelasan lebih lanjut :


1. GOJEK


Gojek, merupakan startup yang berdiri di industri teknologi dan transportasi. Gojek didirikan pada tahun 2010 oleh Nadiem Makarim. Awalnya, Gojek hanya menawarkan layanan transpotasi berbasis ojek online. Barulah pada 2015, perusahaan membesut aplikasi mobile untuk memudahkan pemesanan.

Startup Unicorn Indonesia
image from kawanuainside.com

Sepak terjang Gojek sebagai transportasi online besutan anak bangsa, tak lepas dari campur tangan investor. Tentu saja, kiprah Gojek memaksimalkan layanan yang kini begitu besar di Tanah Air juga karena bantuan suntikan dana dengan jumlah yang bombastis. 

Pendanaan dengan jumlah besar inilah yang berhasil menjadikan Gojek menyandang gelar startup unicorn, di mana telah mengantongi dana lebih dari 1 miliar dolar Amerika (setara dengan Rp 13 triliun).

Adapun putaran pendanaan berlangsung pada pertengahan 2016. Beberapa nama besar dalam firma pendanaan dikabarkan tertarik untuk berinvestasi di Gojek. KKR & Co. dan Warburg Pincus LLC adalah perusahaan yang dikabarkan berpartisipasi pada putaran pendanaan ini.
Lewat pendanaan tersebut, Gojek diperkirakan dapat menerima tambahan dana sekitar 400 juta dolar Amerika atau sekitar Rp 5,3 triliun, sekaligus meningkatkan nilai valuasi perusahaan tersebut menjadi 1,2 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp 15,6 triliun. Jumlah itu sudah termasuk bentuk dana segar.

Dari sinilah Gojek menjadi startup pertama di Indonesia yang mengantongi predikat unicorn pada agustus 2016.


2. TOKOPEDIA


Lahir setahun lebih awal daripada Gojek, tepatnya pada tahun 2009. Tokopedia merupakan perusahaan startup yang berdiri di bidang bisnis marketplace, di mana memungkinkan setiap individu, toko kecil, dan brand untuk membuka dan mengelola toko daring.

Startup Unicorn Indonesia
image from bisnis.tempo.co

Startup ini didirikan oleh William Tanuwijaya. Setelah delapan tahun berdiri, Tokopedia menyusul Gojek mendapatkan predikat unicorn kedua di Indonesia.

Tokopedia telah mendapatkan pendanaan senilai $1,347 miliar. Pendanaan terbesar yang diraih Tokopedia pada 17 Agustus 2017 yang didapatkan dari investasi yang dilakukan oleh Alibaba sebesar 1,1 miliar dolar Amerika.


3. TRAVELOKA


Menyusul Gojek dan Tokopedia, selanjutnya yang mendapatkan predikat unicorn adalah Traveloka yang didirikan pada tahun 2012. Perusahaan startup yang didirikan oleh Ferry Unardi dan dua temannya ini memang terbilang masih muda. 
Startup Unicorn Indonesia
image from tibunnews

Perusahaan startup ini berdiri di bidang layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara daring dengan fokus perjalanan domestik di Indonesia.
Traveloka menyandang predikat unicorn dan menjadi startup Indonesia termuda yang mampu meraih gelar unicorn hingga saat ini. Sama dengan Gojek dan Tokopedia, Traveloka mendapatkan pendanaan mencapai 2 miliar dolar Amerika dengan mendapat tambahan dana lainnya dari Expedia.
Perusahaan asal Amerika Serikat ini menginvestasikan dana sebesar 350 juta dolar Amerika.

Baca juga : Apa itu Unicorn 


4. BUKALAPAK

Startup Unicorn Indonesia
image from bukalapak.com

Bukalapak merupakan perusahaan startup yang bergerak di bidang marketplace, yang menyediakan sarana jual – beli dari konsumen ke konsumen. Startup yang lahir di tahun yang sama dengan Gojek, yaitu tahun 2010 ini mendapat pendanaan dari Elang Mahkota Teknologi atau EMTEK.

iPrice Insight mencatat, Bukalapak merupakan e-commerce paling top nomor 2 di Indonesia dari sisi jumlah kunjungan pada data kuartal IV-2018.



Sejak kehadirannya, Bukalapak terus melakukan inovasinya salah satunya dengan membuka kantor terbaru di Bandung, Jawa Barat untuk pusat penelitian dan pengembangan. Selain itu, inovasi teknologi yang bakal dikembangkan di pusat riset ini adalah drone hingga kecerdasan buatan.
Adapun drone yang masih dalam tahap uji coba, nantinya akan digunakan untuk proses pengiriman. Selain itu, Achmad Zaky selaku CEO Bukalapak juga menuturkan dirinya memiliki ide untuk mengembangkan toko ritel tanpa pramuniaga (unmanned retail). Sekadar informasi, unmanned retail merupakan toko tanpa kasir yang seluruh proses pembeliannya dilakukan sendiri tidak dengan bantuan manusia.

Lebih jauh, Bukalapak juga punya layanan untuk membayar pajak kendaraan bermotor Pembayaran pajak ini, dilakukan untuk pemilik kendaraan di daerah Jawa Barat melalui layanan e-Samsat.

Selain itu, Bukalapak sendiri menurut Zaky, sejak awal berkomitmen untuk pengembangan usaha kecil. Namun, saat ini startup yang berpredikat unicorn itu ingin menjadi perusahaan yang lebih peduli lingkungan.

.

Demikian informasi mengenai startup di indonesia, diharapkan memang startup indonesia lebih banyak yang menyandang status unicorn, karena selalin akan dilihat dimata dunia juga akan membawa dampak yang sangat baik di indonesia sendiri.