Pengertian KRS dan SKS dalam dunia perkuliahan


Postingan ini ditujukan buat kamu yang mau melanjutkan studi kuliah, baik perguruan tinggi swasta maupun negeri pasti terdapat istilah-istilah yang asing ditelinga lulusan SMA, saya pun dulu juga demikian, contohnya adalah KRS dan SKS, hampir tiap hari kuliah kita nantinya pasti akan mendengar mengenai KRS dan SKS.

Jadi apa itu KRS dan SKS ? 

Saya akan jelaskan sedikit disini :

KRS adalah singkatan dari Kartu Rencana Studi, jadi KRS ini itu nantinya berupa PDF yang harus dicetak dengan kertas cover (yang agak tebal) untuk dibawa setiap mata kuliah, untuk apa ? jadi setiap kamu mengikuti mata kuliah itu nanti dosen kamu akan tanda tangan di lembar KRS itu.

Dan setiap semester mahasiswa itu harus dan wajib untuk mengisi KRS yang baru sesuai dengan mata kuliah yang akan kamu ambil, ada beberapa kampus yang sudah ada mata kuliah wajib tiap semester yang harus kamu ambil pada semester tersebut.

Contoh KRS itu seperti ini :


KRS semester I ya sob

Bukti kalau kamu adalah mahasiswa aktif juga melalui KRS ini lho, jadi harus hati-hati saat mengisi KRS ini ya. Karena banyak kasus mahasiswa lupa tidak mengisi KRS dan terhitung tidak aktif dari dikti, dan tidak dapat lulus tepat waktu, itu yang akan merugikan diri sendiri dan keluarga yang membiayai kuliah.

Sudah paham sedikit mengenai KRS, ada gambaran ? lalu SKS itu apa, dibawah ini akan saya sedikit jelaskan.

SKS adalah singkatan dari Satuan Kredit Semester, jadi sks itu adalah bobot studi tiap mata kuliah, sesuai gambar diatas ada yang SKS nya 2, ada yang 3, bahkan untuk bobot Skripsi itu SKS nya 6 (sangat besar untuk ukuran SKS).

Untuk SKS yang 3 itu biasanya memang mata kuliah yang wajib, sehingga bobotnya memang lebih besar dan nantinya akan memberikan nilai rata2 IP yang lebih besar pula.

Nah, berapa sih syarat minimal mahasiswa mengambil SKS untuk bisa lulus sarjana (S1) ?, biasanya itu minimal menyelesaikan 144 SKS selama 8 semester, ini ketentuan minimal dari sebagian besar perguruan tinggi, walaupun ada beberapa perguruan tinggi yang menetapkan batas minimal yang berbeda-beda.

Saran saya memang lebih baik ambil SKS yang banyak disemester awal, karena masih ringan, nanti kalau sudah diatas semester 5 akan semakin berat karena akan menjalani berbagai kegiatan, ex: KKN, PKL, Magang, dll.

Demikian penjelasan singkat dari saya mengenai KRS dan SKS, sekarang saya sedang menunggu informasi sidang skripsi, semoga lancar, aamiin.

Kata kunci :

  • Pengertian KRS dan SKS dalam dunia perkuliahan
  • KRS
  • SKS
  • Perkuliahan
  • KRS dan SKS
  • Dunia Perkuliahan
  • KRS dan SKS dalam dunia perkuliahan