Panduan Penulisan Laporan Kerja Praktek


Dilemari saya masih tersimpan rapi buku panduan penyusunan laporan kerja praktek, sangat disayangkan jika ini buku hanya menjadi penghias atau hanya untuk memenuhi isi lemari tanpa ada manfaat bagi orang lain.

Mungkin bisa, dengan saya berikan buku ini kepada orang lain (mahasiswa yang sedang kerja praktek), tetapi manfaatnya sangat kecil.

Dengan saya bagikan diinternet maka yang mendapat manfaat lebih banyak orang, tidak hanya satu orang saja.



Panduan yang saya bagikan ini adalah panduan penyusunan laporan kerja praktek tahun 2017, dan ketentuannya sebenarnya hampir sama dengan ketentuan yang berlaku secara umum pada penyusunan laporan kerja praktek, 

Panduan yang saya tulis ini tidak lengkap, karena jika lengkap akan sangat detail isinya atau karena saya yang tidak betah menulis terlalu lama, saya tulis beberapa ketentuan penulisan yang biasanya menjadi kendala dalam penulisan.

Ketentuan Umum
1.1 Kertas
Spesifikasi kertas yang digunakan adalah sebagai berikut :
a. Jenis : HVS
b. Warna : Putih Polos
c. Berat : 80 gram 
d. Ukuran : A4 (21,5 cm x 29,7 cm)

1.2 Pengetikan
Ketentuan pengetikan adalah sebagai berikut :

a. Pencetakan dilakukan pada sisi kertas
b. Posisi penentuan teks dari tepi kertas adalah : 
    Batas atas 4, Batas kiri 4, Batas kanan 3, Batas bawah 3
c. Menggunakan huruf Times New Roman dengan ukuran 12 point, spasi 2 double.
d. Daftar isi, daftar gambar, daftar tabel dan daftar lampiran diketik dengan spasi 1 (single).
e. Khusus listing/ source code program diketik dengan spasi 1 (single).
f. Laporan diketik rapi dengan rata dokumen kanan-kiri (justify).
g. Laporan dicetak dengan tinta warna hitam pekat dan seragam

1.3 Penomoran Tabel dan Gambar
a. Tabel
1. Tabel diletakkan ditengah halaman
2. Judul tabel ditempatkan simetris dibagian tengah atas tabel dan diketik spasi 1
3. Tabel tidak boleh dipenggal kecuali sangat terpaksa, misalnya karena tidak muat pada satu halaman.
4. Tabel yang lebih dari 2 halaman diletakkan pada lampiran
5. Sumber tabel dituliskan disebelah kiri bawah tabel.

b. Gambar
1. Gambar diletakkan ditengah halaman
2. Judul gambar ditempatkan ditengah bawah gambar dan diketik spasi 1
3. Gambar tidak boleh dipenggal
4. Sumber gambar ditulis dibawah judul gambar.

"Tata Bahasa dan Kutipan silahkan cari sendiri ya digoogle, karena penjelasannya sangat banyak dan detail terutama untuk bagian kutipan beserta contoh-contohnya serta Daftar Pustaka".

Pertanyaan saya sekarang, kenapa harus menggunakan buku panduan ketika melakukan penulisan laporan hasil kerja praktek ?

Kan ada pembimbing, kenapa nggak pembimbing saja yang mengkoreksi sehingga menghasilkan laporan yang juga sesuai standar laporan penelitian ?

Jawabannya simpel, karena agar menghasilkan suatu keseragaman format laporan, agar satu mahasiswa dengan mahasiswa yang lain memiliki laporan hasil kerja praktek yang sama, dalam arti format garis besarnya sama, baik itu font, size, spasi, jarak antar baris, maupun page layoutnya, dll.

Semoga bermanfaat.