Apa Perbedaan TOEFL dengan IELTS



IELTS

Pada umumnya tes IELTS diteima oleh institusi di negara Australia, Inggris dan Selandia Baru. IELTS adalah uji coba kemampuan bahasa Inggris yang diselenggarakan bersama oleh Universitas Cambridge, British Council dan IDP Education Australia. Pada tes IELTS, bahasa Inggris yang digunakan adalah bahasa Inggris Britania atau British.

Para peserta tes IELTS boleh memilih Modul Akademik (bagi yang ingi mendaftar di universitas dan pendidikan tinggi lainnya) atau Modul Pelatihan Umum (bagi yang berencana mengikuti pelatihan non akademik, untuk memperoleh pengalaman kerja atau untuk tujuan keimigrasian. Tes IELTS menilai setiap bagian dengan skor 0-9, yang kemudian akan diratakan untuk skor akhir dalam skala 0-9.

Berbeda halnya dengan tes TOEFL, tes IELTS semua jawaban akan ditulis tangan. Terdapat empat bagian, yaitu Speaking, Writing, Listening dan Reading. Pada speaking section, peserta tes akan diminta untuk berbicara dengan seorang penilai secara langsung dengan durasi 12-14 menit. Peserta akan ditanya beberapa pertanyaan tentang dirinya sendiri dan sebuah topik. Tes IELTS berdurasi lebih lama dibandingkan TOEFL yaitu dapat mencapai 2 jam 45 menit.

TOEFL

TOEFL adalah ujian kemampuan berbahasa Inggris dengan logat Amerika. Ujian ini diselengarakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat untuk semua peserta tes di seluruh di dunia. Pada umumnya tes TOEFL diminta oleh universitas di Amerika Serikat dan Kanada.

TeS TOEFL terdiri dari dua tipe, yaitu TOEFL ITP dan TOEFL iBT. TOEFL ITP (Instituional Testing Program) biasanya digunakan untuk wilayah Asia, dengan skornya yang bersifat institusional, berarti hanya digunakan untuk institusi dan wilayah lokal tertentu dan tidak berlaku untuk seluruh negara di dunia. Pada umumnya, tes TOEFL yang digunakan adalah tes TOEFL iBT (Internet Based Test) dimana kalian akan diminta untuk merekam semua jawaban Anda di komputer yang telah terhubung langusng dengan internet. Jawaban Anda akan dikirim langsung ke ETS.

Tes TOEFL ITP terbagi menjadi tiga sesi ujian, yaitu Listening, Structure and Written Expression dan Reading Comprehension. Nilai total maksimal pada TOEFL ITP adalah 500 atau 550 bahkan 600. Untuk TOEFL iBT meliputi Reading, Listening, Speaking dan Writing. Nilai tes TOEFL iBTyang terbaru memiliki nilai maksimum 120, dengan rata-rata nilai yang diminta adalah 80 atau 90. Tes TOEFL berlangsung selama hampir 4 jam.

Siapa saja yang menggunakannya?

TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language. TOEFL diselenggarakan di seluruh dunia oleh ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat. Karena lebih berorientasi ke American English, TOEFL pada umumnya diperlukan sebagai persyaratan untuk masuk kuliah di Amerika dan Kanada, tetapi juga diterima di universitas-universitas negara Eropa lainnya dan Australia (tergantung universitas).

IELTS merupakan singkatan dari International English Language Testing System. IELTS dikelola bersama oleh British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge English Language Assessment.  Berbeda dengan TOEFL, IELTS lebih berorientasi pada British English dan sedikit Australian English. Jadi, jika Anda ingin kuliah ke universitas-universitas berbasis Inggris dan Australia, Anda perlu mengambil tes IELTS dibanding TOEFL.

Persamaan dan Perbedaan TOEFL & IELTS.

TOEFL dan IELTS sama-sama menguji kemampuan berbahasa Inggris secara menyeluruh, yaitu dalam listening, reading, writing dan speaking.

Selain perbedaan aksen dan logat bahasa seperti yang telah dijelaskan di atas, kedua tes ini juga memiliki perbedaan dalam:

Format tes:
TOEFL menggunakan format pilihan berganda pada setiap komponen tes, kecuali bagian writting. Sedangkan IELTS menggunakan format yang lebih bervariasi, dengan memadukan format pilhan berganda dengan jawaban singkat.

Modul tes:
IELTS memiliki dua modul, yaitu Academic dan General Training. IELTS Academic ditujukan bagi peserta yang ingin mengikuti perkuliahan, mengambil beasiswa atau menduduki posisi profesional di negara berbahasa Inggris. Sedangkan IELTS General Training diperuntukkan bagi peserta yang ingin bermigrasi atau mengikuti pelatihan informal di negara berbahasa Inggris.

TOEFL tidak memiliki modul yang berbeda, tetapi dibedakan menjadi TOEFL paper based test (PBT) dan TOEFL internet based test (IBT). PBT memiliki 3 komponen tes (listening, structure, reading) dan IBT memiliki 4 komponen tes (listening, reading, writing, speaking).

Sistem penilaian:
TOEFL menggunakan sistem poin (310-677 untuk PBT dan 0-120 untuk IBT), sedangkan IELTS menggunakan sistem band (1-9).


Tergantung universitas, biasanya nilai skor TOEFL minimal yang harus diperoleh untuk bisa mengikuti program sarjana adalah 550 (PBT). Sedangkan untuk IELTS diperlukan band minimal 5.5 atau 6.

Organisasi yang mengembangkan
Walaupun memiliki tujuan yang sama yaitu untuk melihat seberapa besar kemampuan anda dalam berbahasa inggris, TOEFL dan IELTS memiliki institusi yang mengembangkan berbeda. Jika TOEFL dikembangkan oleh Educational Testing Service atau bisa disebut dengan ETS yang merupakan Salah satu organisasi terbesar dari negara USA. Sedangkan program dari IELTS adalah program yang dikembangkan karena sebuah kerjasama dari Universitas British Council Cambridge dan juga IELTS dari Australia.

Tujuan Tes
TOEFL biasanya dan sangat sering digunakan dalam hal untuk menguji seberapa besar kemampuan anda dalam berbahasa inggir dengan logat Amerika. Sedangkan untuk IELTS biasanya dan sangat sering digunakan untuk melihat kemampuan anda dalam berbahasa inggis yang berhubungan dengan British

Materi Yang Diujikan Dalam Tes
Secara sederhana, Keahlian yang menjadi salah satu penilaian dalam TOEFL dan juga IELTS sebenarnya hampie sama saja, yaitu mengenai keahlian anda dalam membaca, mendengar, menulis dan berbicara. Namun untuk skor TOEFL sendiri biasanya digunakan untuk mengukur kemampuan dalam melakukan bahasa inggris dimana dalam konteks ini bahasa yang sering digunakan dalam kehidupan normal seperti biasanya.

Sedangkan IELTS sendiri adalah sebuah tes yang ditujuan untuk orang yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikannya di luar negeri atau yang akan bekerja dan membuka usaha di luar negeri. Dalam hal ini tes ini memang lebih diakui dari banyak beberapa sekolah dan universitas serta beberapa badan kelas profesional di banyak negara. Dalam prakteknya sendiri ada dua jenis dari IELTS diantaranya adalah yang digunakan secara umum dan ada juga yang akademis. Sedangkan TOEFL hanya ada satu jenis saja.

Teknis pelaksanaan dari tes
Dalam melakukan IELTS setidaknya anda memerlukan waktu sekitar lebih kurang tiga jam. Karena dalam melakukan IELTS sendiri memiliki dua jenis tes yang umum dan yang akademis. Sehingga ada perbedaan dari keduanya dan waktu tesnya. Untuk tes dalam berbicara dan tes dalam mendengar biasanya memiliki waktu yang sama. Namun untuk tes dalam membaca dan dalam menulis sangat berbeda karena dalam tes ini menekankan dalam tipe karakter dari jenis pembahasan yang berbeda. Sedangkan untuk melaksanakan tes TOEFL ada satu jenis saja sehingga tesnya bisa mencapai hingga 4 jam

Skor Dalam Tes

Untuk Skor dalam IELTS sendiri dimulai dengan hitungan 0 hingga angka 9. Nah, jika anda ingin melakukan Tes IELTS dengan tujuan untuk mendaftarkan program pendidikan sarjana maka setidaknya ada harus memiliki skor minal 6 atau 6.5. Sedangkan untuk TOEFL terbagi atas dua bagian yaitu dengan melakukan tes online dan juga dengan tes tertulis. Untuk online rentannya antara 0 hingga 120. Sedangkan untuk tes tertulis 310 hingga 677.


Sumber :
https://www.hotcourses.co.id/study-abroad-info/university-applications/toefl-vs-ielts/
https://apaperbedaan.com/toefl-dan-ielts/