Penerapan CRM Pada Bisnis Industri Genteng Press


Penerapan CRM ini dijalankan di bisnis industri Genteng Press Desa Karakan Weru, Sukoharjo. CRM memiliki banyak sekali metode yang dapat dijalankan pada suatu perusahaan, maka dari itu Penerapan CRM pada bisnis Industri Genteng Press Desa Karakan Weru, Sukoharjo ini akan dijelaskan secara lengkap.

gambar via blog UMY Comunity

1. SEJARAH, PROFIL dan NAMA PERUSAHAAN
a. Sejarah Perusahaan
Usaha ini berdiri sejak tahun 90’ an dimana pada masa itu genteng merupakan komoditi utama dalam pembangunan rumah terutama untuk bagian atap. Belum familiarnya penggunaan baja ringan maupun asbes menjadikan genteng tanah liat atau genteng press menjadi pilihan utama masyarakat khususnya daerah Tawangsari, Weru, Cawas, dan sekitarnya. Hingga saat ini genteng yang diproduksi sudah berhasil dipasarkan hingga keluar daerah bahkan sampai ke luar provinsi. Dimana jumlah pemasaran setidaknya 1000-3000 buah setiap pengiriman.

b. Profil Perusahaan
Usaha ini merupakan usaha yang sudah lama ditekuni oleh warga di Desa Karakan Kecamatan Weru, Sukoharjo. Hingga saat ini terbentuklah kampung industri genteng dimana mayoritas warganya memiliki usaha percetakan genteng yang berbahan dasar tanah liat. Pemasaran genteng tidak hanya melayani konsumen toko bangunan yang biasanya berbasiskan Perseroan Terbatas(PT) atau CV yang merupakan distributor melainkan juga dapat melayani pemesanan bagi orang atau personal yang membutuhkan untuk pembangunan.

Metode pemasaran genteng yang terkesan hanya melalui perantara orang atau mulut ke mulut menjadikan industri ini kurang memiliki progress yang signifikan terutama masalah omset pendapatan. Sehingga dibutuhkan system penunjang yang berupa metode penjualan online agar lingkup pemasaran dan penjualan lebih luas. 

2. VISI, MISI DAN STRATEGI PERUSAHAAN
a. Visi
Menjadi pioneer Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kawasan kabupaten Sukoharjo yang memiliki keunggulan kualitas dan mampu bersaing dengan produk dari wilayah lain sehingga dapat membangkitkan potensi ekonomi  pada kampung industri Genteng Karakan Weru Sukoharjo Melalui Integrasi Teknologi Informasi.

b. Misi
   1) Menjadi ikon produksi genteng press khususnya di Kabupaten Sukoharjo
   2) Menciptakan produk genteng dengan kualitas tinggi agar dapat diterima di pasaran
   3) Menjadikan genteng produksi masyarakat karakan sebagai produk yang memiliki daya tahan terhadap beban ketika digunakan
   4) Meningkatkan kapasitas produksi agar dapat memenuhi permintaan  pasar global
   5) Meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar melalui pemasaran yang lebih luas dengan ditunjang dengan teknologi informasi

3. METODE CRM YANG DILAKUKAN PERUSAHAAN
a. Diskon
Memberikan diskon khusus kepada distributor terutama toko material yang membeli produk untuk dijual kembali.

b. Sistem Kredit Poin
Memberikan sistem  kredit poin kepada toko atau usaha yang menjadi mitra agar menunjang dan memotivasi penjualan semakin naik sehingga dapat meningkatkan pemasaran produk. Bagi toko terkait apabila berhasil mencapai target tertentu maka akan diberikan reward khusus seperti genteng wuwung dalam jumlah tertentu secara gratis

c. Sistem Bonus
Bagi pembelian perorangan (tidak untuk dijual kembali) akan diberikan reward khusus seperti kaos, atau jam dinding apabila melakukan pembelian atau pemesanan dalam jumlah banyak

4. LINGKUNGAN PERUSAHAAN 
Lingkungan perusahaan terdiri dari  Lingkungan  Internal dan Lingkungan Eksternal yang menjadi faktor kunci dalam berjalannya perusahaan.

a. Lingkungan Internal
   1) Pegawai / Tenaga Kerja
   2) Teknologi : Mesin Pencetak,  Sistem penjualan Online
   3) Pesaing : Sesama Penjual Genteng terutama dari daerah lain

b. Lingkungan Eksternal
   1) Target Pasar
   2) Penyedia : Pemasok Tanah Liat, Pemasok kayu bakar, Pemasok Berambut (bekas gabah)
   3) Harga Pasar
   4) Konsumen ( Baik yang personal maupun toko bangunan)

5. KEKUATAN DAN KELEMAHAN PERUSAHAAN
a. DEFINISI ANALISA SWOT
   Analisis SWOT menurut Jogiyanto (2005) adalah suatu penilaian atas kelemahan-kelemahan dan kekuatan-kekuatan dari semua sumber daya yang dimiliki oleh organisasi. Hal ini juga mencakup tantangan yang akan dihadapi dan kesempatan eksternal ke depannya.

b. Kekuatan
   1). Genteng yang diproduksi oleh masyarakat desa Karakan memiliki kualitas yang baik karena dikerjakan berdasarkan SOP
   2). Menggunakan tanah liat yang berkualitas sehingga produk genteng yang dihasilkan memiliki kekuatan dan daya tahan pemakaian
   3). Memberikan berbagai bonus bagi konsumen reseller maupun yang digunakan langsung apabila melakukan pembelian dalam jumlah tertentu
   4). Memberikan banyak variasi genteng yang sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi pengguna, variasi yang dimaksud adalah kualitas genteng dan harganya, sehingga pengguna dapat menyesuaikan dengan kebutuhan
   5). Jasa Pengiriman gratis bagi pemesanan wilayah sukoharjo dan sekitarnya

c. Kelemahan
1. Sulitnya mendapatkan tanah liat berkualitas menghambat produksi genteng.
2. Proses pembakaran genteng masih secara tradisional dengan mengandalkan kayu bakar dan brambut/bekas penggergajian kayu sehingga ketika musim penghujan akan menghambat produksi karena bahan bakar akan basah dan sulit terbakar

6. PELUANG DAN ANCAMAN PERUSAHAAN
a. Peluang
   1). Pangsa pasar yang masih terbuka lebar khususnya untuk wilayah Sukoharjo dan sekitarnya
   2). Melakukan inovasi dengan penjualan melalui online dapat meningkatkan pemasaran produk kepada masyarakat secara umum
   3). Mengikuti pameran potensi daerah yang rutin dilakukan oleh pemerintah daerah setiap tahunnya dapat membantu mengenalkan produk genteng kepada masyarakat

b. Ancaman
   1). Tanah liat yang berkualitas sulit untuk didapatkan sehingga pemilik lebih memilih tidak melakukan produksi  daripada melihat kualitas produk mereka menurun
   2). Selain faktor tanah liat,faktor bahan bakar yang berupa serbuk bekas penggergajian maupun brambut padi menghambat produksi karena apabila brambut atau bekas penggergajian basah maka kualitas pembakaran tidak maksimal
   3). Produsen genteng luar daerah mulai masuk dan memasarkan produk mereka di wilayah pemasaran area sukoharjo selatan khususnya produk genteng dari wilayah klaten

7. SASARAN PERUSAHAAN
   Perusahaan lebih menyasarkan kepada para konsumen toko bangunan yang berbasis Perseroan Terbatas(PT) atau CV, tetapi perusahaan juga tidak menolak pembelian dari konsumen perorangan atau pengguna pribadi yang tidak di jual lagi melainkan digunakan untuk pembangunan pribadi agar omset penualan juga lebih meningkat dengan seiring bertambahnya konsumen dari berbagai kalangan, dari berbagai daerah sehingga lebih banyak masyarakat yang mengenal perusahaan ini.

8. 4M (SUMBER EKONOMI)
a. Method 
   Perusahaan Memberikan diskon khusus kepada distributor terutama toko material yang membeli produk untuk dijual kembali, memberikan sistem  kredit poin kepada toko atau usaha yang menjadi mitra agar menunjang dan memotivasi penjualan semakin naik sehingga dapat meningkatkan pemasaran produk. Bagi toko terkait apabila berhasil mencapai target tertentu maka akan diberikan reward khusus seperti genteng wuwung dalam jumlah tertentu secara gratis, bagi pembelian perorangan (tidak untuk dijual kembali) akan diberikan reward khusus seperti kaos, atau jam dinding apabila melakukan pembelian atau pemesanan dalam jumlah banyak, dengan di tunjang oleh teknologi informasi untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas untuk meningkatkan pemasaran dan juga menambah jumlah omset yang diperoleh.

b. Man
   1) Pemilik Perusahaan
   2) Karyawan

c.  Material
   1) Tanah Lihat
   2) Abu Merang
   3) Air
   4) Pelumas Genteng (lempung kaolin)

d. Money
   1) Pembelian Tanah
   2) Penggajian Karyawan
   3) Pembelian Solar

9. ANALYSIS VALUE CHAIN 
a. Primary Activities
   1) Inbound Logistic
      a) Pengambilan tanah di lakukan dengan prosedur yang baik, untuk menjaga lingkungan, dengan cara pembatasan dalam penggalian, kemudian memisahkan bunga tanah dengan tanah yang akan di jadikan bahan utama pembuatan genteng.
      b) Penggunaan Air dari sumber yang alami, digunakan dengan sesuai takaran saat akan memproduksi genteng
      c) Pembelian solar untuk menjalakan mesing penggiling atau molen untuk mengaduk bahan-bahan yang sudah di campur menjadi satu

   2) Operations
      a) Pengolahan bahan baku dari Produsen Genteng
   
   3) Outbound Logistic
      a) Produk yang sudah jadi siap untuk di kirim kepada konsumen-konsumen yang telah memesan.
      b) Pengiriman di lakukan dengan menggunakan truck atau losbak tergantung banyaknya pesanan

   4) Marketing & Sales
      a) Perusahaan mendistribusikan produknya keseluruh wilayah 
      b) Memberikan diskon khusus kepada distributor terutama toko material yang membeli produk untuk dijual kembali
      c) Bagi pembelian perorangan (tidak untuk dijual kembali) akan diberikan reward khusus seperti kaos, atau jam dinding apabila melakukan pembelian atau pemesanan dalam jumlah banyak.

   5) Service
      a) Melayani konsumen dengan sebaik-baiknya
      b) Menanggapi dan merealisasikan jika ada komplain dari konsumen
      c) Terus meningkatkan kualitas produk

10. KESIMPULAN
Sentra produksi genteng di desa Karakan Weru Sukoharjo diharapkan dapat lebih melibatkan teknologi informasi untuk menunjang pemasaran dan meningkatkan omzet penjualan tahunan. Kualitas genteng yang baik memberikan daya tawar konsumen yang baik sehingga dapat bersaing dengan produk luar daerah. Peran serta pemerintah daerah dalam pemasaran memberikan dampak terhadap proses pemasaran melalui pameran potensi daerah yang rutin diselenggarakan oleh pemerintah daerah sukoharjo. 

Akan tetapi apabila diberikan pendampingan UMKM dan pembuatan SOP produksi genteng berkualitas tinggi bersama dengan para ahli akan memberikan potensi dan peluang pemasaran yang lebih baik. Penerapan CRM pada sentra produksi genteng dapat menjaga konsumen untuk tidak beralih pada produsen genteng lain. Komitmen yang telah dijalankan oleh para pelaku produsen genteng menunjukkan keseriusan mereka untuk meningkatkan dan memperluas pangsa pasar terutama untuk memasarkan produk hingga ke luar daerah.