Penerapan CRM Pada Bisnis CV. Jaya Mete


Penerapan CRM ini dijalankan di Bisnis CV. Jaya Mete, Sukoharjo. CRM memiliki banyak sekali metode yang dapat dijalankan pada suatu perusahaan, maka dari itu Penerapan CRM pada Bisnis CV. Jaya Mete, Sukoharjo ini akan dijelaskan secara lengkap.

gambar via omiyago

1. SEJARAH, PROFIL dan NAMA PERUSAHAAN
a. Sejarah Perusahaan
   Sejarah perusahaan kami dimulai pada 2018, dengan didirikannya CV.JAYA METE di Kota Sukoharjo. Kemudian kami membuat sebuah produk makanan olahan dari kacang mete oven dengan berbagai macam rasa seperti manis, asin, pedas. Disini kami memasarkan produk kami dengan cara online lewat medsos, untuk pembelian bisa langsung COD atau melalui jasa pengiriman.

b. Profil Perusahaan
   Merupakan perusahaan perorangan yang terdaftar resmi bergerak dibidang penjualan produk olahan kacang mete oven dengan berbagai varian rasa.

2. VISI, MISI, dan STRATEGI PERUSAHAAN
a. Visi :
   Menjadi perusahaan kacang mete dalam berbagai varian rasa berskala nasional

b. Misi :
   1) Mengutamakan kualitas produk dan pelayanan
   2) Mengembangkan usaha ke daerah lain.
   3) Membantu pendapatan daerah.
   4) Membuka lapangan kerja baru.

c. Strategi Perusahaan : 
   1) Menjaga hubungan baik terhadap pemasok.
   2) Merekrut masyarakat sekitar untuk menjadi karyawan.
   3) Mempromosikan produk melalui media sosial dan e-commerce.
   4) Menggaet investor

3. METODE CRM YANG DILAKUKAN PERUSAHAAN
   Pada perusahaan CV. Jaya Mete menggunakan layanan media sosial (fb dan instagram) dan e-commerce (tokopedia, bukalapak, dll) untuk menjaring konsumen. Konsumen dapat mencari dan memilih produk yang ditawarkan pada layanan tersebut. Konsumen dapat berkomunikasi dengan penjual melalui media layanan tersebut. Penjual memberikan layanan terbaik mereka kepada konsumen. Penjual juga memberikan pelayanan berupa perngiriman COD kepada konsumen yang memilih COD. Konsumen juga dapat memberikan feedback melalui fitur yang sudah disediakan oleh penyedia e-commerce.

4. LINGKUNGAN PERUSAHAAN
a. Internal
   1) Pesaing
      Setiap usaha sudah pasti memiliki pesaing yang sama-sama menjual barang atau jasa seperti yang kita jual.
   2) Teknologi
      Teknologi yang digunakan adalah mesin yang dapat mengemas kacang mete ke dalam wadah agar dapat bertahan lama.
   3) Sosiopolitik
      Kacang mete tidak ada hubungannya dengan sosiopolitik karena sosiopolitik memiliki keterkaitan masyarakat dengan politik.
   4) Penyedia
      Penyedia bahan baku yaitu berupa kacang mete berasal dari petani mete yang ada di Wongiri.
   5) Pelanggan 
      Tidak ada batasan untuk pelanggan. Semua pelanggan dari berbagai kalangan dapat membeli produk kacang mete.

b. Eksternal
   1) Demografi
      Demografi adalah ilmu kependudukan yang meliputi ukuran, struktur dan distribusi penduduk sehingga tidak ada hubungan dengan usaha kacang mete.
   2) Sosial
      Memberdayakan masyarakat sekitar perusahaan untuk bekerja di perusahaan tersebut.
   3) Kebudayaan
      Selain dikonsumsi sebagai camilan, kacang mete biasanya disuguhkan kepada para tamu. Misal pada acara pernikahan kacang mete digunakan sebagai makanan pembuka (snack) atau saat hari raya idul fitri.
   4) Pendidikan
      Setiap kalangan boleh membeli produk kacang mete tanpa harus dibatasi oleh status pendidikan. Begitu juga dengan karyawan yang bekerja di perusahaan ini.
   5) Teknologi
      Menggunakan teknologi khususnya dalam hal komunikai dan promosi. Komunikasi untuk menghubungkan antara penjual dan pembeli dengan media misal telepon atau smartphone. Untuk promosi dapat melalui media sosial atau e-commerce misal facebook, instagram, tokopedia, bukalapak, dll.
   6) Hukum
      Hukum dalam mendirikan usaha dan memproduksi makanan sudah diatur dalam undang-undang yang berlaku. 
   7) Perekonomian 

5. KEKUATAN DAN KELEMAHAN PERUSAHAAN
a. Definisi analisa SWOT
   Analisis SWOT merupakan suatu bentuk instrumen perencanaan yang terdapat dalam organisasi atau dalam manajemen perusahaan yang secara sistematis dapat membantu dalam upaya penyusunan suatu rencana yang matang, baik itu untuk tujuan jangka pendek ataupun jangka panjang.

Analisis SWOT juga dapat juga diartikan sebagai sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif. Dalam hal ini analisa situasi dan kondisi berperan sebagai faktor masukan, kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing. Satu hal yang perlu di catat baik-baik, bahwa analisis SWOT ini hanya di gunakan untuk tujuan menggambarkan situasi yang sedang dihadapi, dan bukan sebagai sebuah alat analisa yang dapat memberikan solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi.
SWOT merupakan singkatan dari:
S = Strength (kekuatan).
W = Weaknesses (kelemahan).
O = Opportunities (Peluang).
T = Threats (hambatan).

b. Kekuatan
   1) Letak perusahaan cukup strategis.
   2) Jalur distribusi mudah diakses.
   3) Memiliki hubungan yang baik dengan pemasok bahan baku.

c. Kelemahan
   1) Kapasitas produk terbatas
   2) Produk mudah rusak
   3) Kurangnya promosi

6. PELUANG DAN ANCAMAN PERUSAHAAN
a. Peluang
   1) Produk dikenal oleh konsumen
   2) Ketersediaan bahan baku cukup
   3) Memiliki pemasok tetap

b. Ancaman 
   1) Kenaikan BBM dan listrik mempengaruhi kenaikan biaya produksi.
   2) Pesaing aktif melakukan inovasi produk.
   3) Kondisi ekonomi tidak stabil.

7. SASARAN PERUSAHAAN
Semua lapisan masyarakat dari anak anak sampai orang dewasa

8. 4M (SUMBER EKONOMI)
a. Men : karyawan
b. Money : Modal pribadi, keuntungan penjualan untuk membeli bahan baku
c. Materials : Kacang mete, kemasan, bumbu, pamflet
d. Method : Pengiriman COD atau lewat jasa pengiriman, promosi melalui media sosial

9. ANALYSIS VALUE  CHAIN
a. Kegiatan Primer
   1). Inbound Logistics
   Kacang mete diambil langsung dari petani kacang mete di daerah Wonogiri, kemudian dipilih hanya yang mempunyai kualitas bagus untuk diolah memjadi produk kacang mete kami.
   2). Operations
   Setelah memilih hanya kacang mete yang berkualitas baik, maka selanjutnya mencampur bumbu yang dihaluskan dengan air dan kacang mete. Diamkan selama15 menit sambil sesekali diaduk. Kemudian sebarkan ke tampah. Jemur di bawah matahari hingga kering. Setelah itu panggang dalam oven dengan suhu rendah sampai matang. Setiap 15 menit, aduk. Setelah matang, ketika masih panas beri margarin. Aduk rata.
   3). Outbond Logistics
   Produk yang telah diberi kemasan, maka siap untuk dipasarkan. Untuk yang masih dalam satu kota kami melayani COD atau datang langsung ke tempat kami, untuk di luar kota atau luar pulau bisa menggunakan jasa pengiriman.
   4). Marketing dan Sales
   Untuk strategi pemasaran kami membuat promosi di medsos seperti facebook dan instagram, selain itu kami juga menjual produk kami di ecommerce bukalapak, tokopedia, dan shopee.

b. Kegiatan Sekunder
   1). Procurement
   Kami CV. JAYA METE memperoleh bahan baku dari para petani mete di daerah Wonogiri, kemudian dipilih mete yang mempunyai kualitas paling baik.
   2). Human Resources Management
   Selain kami yang memproduksi makanan kacang mete oven ini, kami dibantu oleh dua orang karyawan yang membantu dalam mengolah dan mengemas kacang mete.
   3). Technology Development
   Disini kami menggunakan mesin pembungkus makanan dan mesin untuk mencetak kemasan untuk produk kami kacang mete oven.
   4). Infrastructure
   Karena hanyalah perusahaan perseorangan maka struktur perusahaan pun hanya dipimpin oleh saya sendiri dengan dibantu beberapa karyawan.

10. KESIMPULAN
Analysis Value Chain merupakan suatu cara pandang di mana bisnis dilihat sebagai rantai aktivitas yang mengubah input menjadi output yang bernilai bagi pelanggan. 
Analysis Value Chain berupaya memahami bagaimana suatu  bisnis menciptakan nilai bagi pelanggan dengan memeriksa kontribusi dari aktivitas-aktivitas yang berbeda dalam bisnis terhadap nilai tersebut. VCA mengambil sudut pandang proses, analisis ini membagi bisnis menjadi kelompok-kelompok aktivitas yang terjadi dalam bisnis tersebut Kebanyakan organisasi mempunyai ratusan bahkan ribuan aktivitas dalam memproses masukan-masukan menjadi keluaran-keluaran, tetapi aktivitas-aktivitas ini secara umum dapat diklasifikasikan menjadi dua aktivitas, yaitu Aktivitas Utama (Primary Activities) dan Aktivitas Sekunder / Pendukung (Supporting Activities).

Dan sangat penting bagi CV. JAYA METE menganalisa CRM agar dapat mengerti secara mendetail terhadap bisnis ini dan dapat membuat strategi strategi yang tepat dalam melakukan penjualan.