Uncategorized

10 Cara meraih nilai kuliah yang baik dan memuaskan

Berikut saya bagikan bagaimana cara meraih nilai kuliah
yang baik dan memuaskan, minimal mendapatkan IP (indeks prestasi) 3.5 lah.
Jangan sampai dibawah 3.5 agar tetap semangat dalam belajar dan juga membanggakan
orang tua kita karena mereka merasa tidak sia-sia membiayai kuliah kita selama
ini.
Jadi ini adalah cara saya sendiri agar mendapatkan nilai
yang baik, semoga pembaca juga dapat menerapkannya dalam belajar.

Gambar ipk via Polnes.ac.id
1.  
Pahami mata kuliah
Jadi
kalau kamu ingin mendapatkan nilai yang memuaskan maka tidak ada jalan pintas,
atau dengan kata lain harus melalui jalan yang berliku. Cara yang pertama
adalah dengan memahami mata kuliah yang ada di semester tersebut. Misal ada
mata kuliah yang mengharuskan mahasiswa untuk menghafal teori, ada yang harus
memahami konsep eksak, atau langsung praktek. Jadi memahami mata kuliah sangat
penting untuk meraih nilai yang baik dan memuaskan.
2.  
Cari materi kuliah di luar jam perkuliahan
Banyak
sekali ilmu yang dapat diperoleh selain pada jam perkuliahan, karena ilmu yang
diberikan dosen hanya sebagian kecil saja dari seluruh ilmu yang ada pada mata
kuliah itu, jadi solusinya ya kita harus mandiri (bukan mandi sendiri ya) mencari
sendiri materi kuliah yang bersangkutan. Jaman sekarang kan serba mudah,
internet dimana-mana, mencari materi tidak harus di perpus, di internet pun
sangat banyak bertebaran misal dalam bentuk ebook, PDF, bahkan dalam bentuk
video pun patut untuk dicoba.
3.  
Pelajari materi kuliah yang akan di ajarkan
Ini
adalah cara klasik yang hampir semua mahasiswa tau akan hal ini, mempelajari
materi kuliah yang akan di ajarkan. Mungkin ada yang bertanya: “memangnya kita
bisa tau apa yang akan di ajarkan dosen ?”, yah memang kita tidak tau pasti apa
yang akan di ajarkan dosen kepada kita nantinya, tetapi kita bisa tau minimal
sub bab yang akan di bahas nantinya, misal saat pertama masuk perkuliahan kan
ada yang namanya kontrak kuliah, mirip sih dengan kontrak kerja kalo kontrak kerja
kan perjanjian antara bos dengan karyawannya, nah kalau kontrak kuliah itu
perjanjian antara dosen pengampu mata kuliah itu dengan mahasiswa yang di ampu.
Biasanya juga dalam kontrak kuliah itu mahasiswa mendapat hak untuk setuju
maupun tidak setuju dengan isi kontrak kuliah.
4.  
Pahami bagaimana cara mengajar dosen
Cara
ini menurut saya sangat ampuh agar mendapatkan nilai yang baik, misal ada dosen
yang cara mengajar nya seperti pak ustadz yang suka menceramahi santrinya
maksudnya dosen nya tuh masuk kelas langsung nyerocos gak jelas, kadang
cerita-cerita sendiri kegiatan yang tidak ada hubungan nya dengan pelajarannya,
nah dosen kaya’ gini kebanyakan ngasih nilainya bagus-bagus karena udah
mendengarkan curhatan dosennya sepanjang waktu.
Ada
juga dosen yang benar-benar kompeten dengan apa yang akan ia ajarkan kepada
mahasiswa, dosennya masuk kelas langsung membahas materi, terus ngasih kuis,
terus ngasih tugas take home, belom lagi ada tugas presentasi, dan dosen kaya’
gini harus giat dalam belajar karena nilai nya tergantung dari bagaimana kita
menyikapi tugas yang diberikan.
5.  
Harus mengetahui cara penilaian dosen
Hampir
mirip sih sama cara yang diatas, tapi cara ini harus melalui analisa dulu
selama beberapa pertemuan, misal ada dosen yang selalu ngasih tugas: nah
berarti dosen ini susah masalah nilai, tapi kalau dosen yang gak pernah ngasih
tugas: berarti dosen ini gampang ngasih nilai dan pasti nilainya minimal B
tergantung berapa kali kamu masuk kuliah.
Nah
yang harus menjadi perhatian adalah kamu harus rajin belajar jika ada dosen
yang susah ngasih nilai bagus, bahkan mencari perhatian pada dosen ini juga
diperbolehkan supaya dosen ini tau kita, tau karakter kita, dan kenal sama kita
mahasiswa, ada pepatah kan “kalau tak kenal maka tak sayang” kalau dosen kenal
maka dosen sayang, kalau dosen sayang maka nilai baik pun siap kita raih.
6.  
Ulangi pelajaran yang telah kamu dapatkan tadi
Muraja’ah
kalau bahasa orang yang mengulang hafalan al-quran, muraja’ah pada pelajaran
juga perlu agar tidak ada istilah SKS (sistem kebut semalam) saat akan ujian
semester. Jadi kalau dosen tadi pagi menjelaskan mengenai “proses bisnis” maka
malam harinya atau setelah mata kuliah berakhir, materi yang telah diajarkan di
ulangi kembali sesuai dengan bagaimana cara kita memahami materi tersebut.
7.  
Jangan suka belajar SKS (sistem kebut semalam)
Memang
saya sendiri juga masih SKS sih, tetapi khusus untuk mata kuliah yang di ampu
dosen yang gampang ngasih nilai, jadi walaupun kita nggak bisa ngerjain ujian
juga pasti nilainya bagus kok (pengalaman). Catatan: “jangan pernah SKS pada
mata kuliah yang di ampu dosen yang sulit ngasih nilai, karena pasti ujiannya
sulit, apalagi nilai ujiannya (paham kan maksud saya ??).
8.  
Cari teman dekat yang rajin belajar
Pentingnya
berkomunikasi dengan orang lain, banyak yang bilang bahwa “manusia itu makhluk
sosial”, manusia tidak bisa hidup sendiri. Memang benar adanya jika dalam
perkuliahan kita memiliki teman, apalagi teman dekat (orang bilang: sahabat)
tetapi yang menjadi kendala adalah kita sering kali salah dalam memilih teman
dekat, kita sering terpengaruh dengan gaya hidup teman kita. Lalu gimana
solusinya ?? Cari teman dekat yang rajin belajar, untuk memudahkan kamu
mencapai tujuan mendapatkan nilai kuliah yang baik dan memuaskan.
9.  
Pahami cara kerja otak kita saat belajar
Otak manusia berbeda-beda,
itulah salah satu tanda kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan manusia
sebaik-baik makhluk. Dengan banyaknya manusia di dunia ini, cara kerja otaknya
pun beragam. Misal ada yang menerima ilmu dari dosen sekali langsung menyerap
ke otak dan ingatan nya pun sangat bagus. Tetapi ada juga yang menerima ilmu
dari dosen berkali-kali tetapi tidak ada satupun ilmu yang masuk ke otak. Kita
harus tau bagaimana kinerja otak kita, apakah yang termasuk mudah menghafal
atau sulit dalam menghafal, nah setelah mengetahui kinerja otak kita, kita
harus mencari solusinya sendiri.
10. Cari tempat belajar
yang nyaman
Kebanyakan dari kita memang hanya bisa belajar di tempat
yang tenang, nyaman dan kondusif. Demi mendapatkan hasil belajar yang baik
makan dibutuhkan tempat yang nyaman untuk belajar. Misal cari saja taman yang
pemandangannya bagus tetapi sepi, atau kamar yang sepi.
Kemudian cari juga waktu yang produktif untuk belajar,
misal di pagi hari setelah sholat subuh, atau setelah sholat isya’, karena
waktu yang baik itu akan menghasilkan belajar yang baik pula.

Demikian bagaimana cara untuk mendapatkan nilai kuliah
yang baik menurut cara saya sendiri yang sudah saya praktekan selama kuliah di
stmik duta bangsa surakarta.

Pesan dari penulis: “IPK bukanlah segalanya, tetapi skill yang baik dan akhlak budi pekerti yang baik itu lebih penting. Hanya saja IPK hanya sebagai pendongkrak semangat kuliah dan sebagai bukti bahwa kita kuliah itu serius di semua mata kuliah”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *