Kegiatan di Dusun Tercinta Wates, Desa Bade, Kec Klego, Kab Boyolali

Anak desa via www.7bocahmuslim.blogspot.co.id

Sebelum kamu membaca ini, saya harap kamu juga menghargai keadaan desa diberbagai wilayah indonesia, bahkan hingga ke pelosok-pelosok tanah air, banyak kegiatan yang mengasyikan dan keadaan alam yang masih sejukk dan nyaman untuk ditinggali walaupun teknologi masih sangat jarang ditemui di desa.

Saya akan menceritakan aktivitas atau kegiatan di desa saya, saya bertempat tinggal di dusun wates, desa bade, kecamatan klego, kabupaten boyolali. Suatu tempat yang kalo orang bilang itu tempatnya plosok (terpencil), yah memang plosok dan juga jauh dari kota sih, apalagi jarak ke kota boyolali sampai 35 KM, hampir sama kalo pergi ke kota solo yang jaraknya hanya 37 KM.

Untuk sekarang saya sendiri sedang menyelesaikan studi S1 Informatika (di UDB - Universitas Duta Bangsa Surakarta), dan ngekost jadi jarang pulang kerumah. sehingga saya juga menulis kontent mengenai tips ngekost berdasarkan pengalaman saya sendiri selama ngekost di solo ini.

Profesi kebanyakan warga di desa saya yaitu bertani, berkebun, berdagang ke pasar, walau tidak sedikit juga warga yang berprofesi sebagai pengajar atau guru sekolah di desa kami. Karena memang banyak sekolah tingkat SD hingga SMA yang berada sekitar kecamatan kami, jadi banyak juga yang menjadi guru (pengajar).

Sekolah di desa kami ada SD, MI, SMP, MTs, kalau SMA ada di kecamatan. Fasilitas di sekolah kami memang belum modern, selain masih menggunakan kapur untuk menulis di papan tulis (kecuali tingkat SMA sudah menggunakan spidol – whiteboard), fasilitas belajar-mengajar pun masih sederhana, belum ada LCD & Projector untuk membantu dalam pembelajaran layaknya di kota boyolali dan tempat lain nya yang sudah mengadopsi fasilitas modern dalam proses belajar mengajar. Akan tetapi semua warga desa kami sangatlah bahagia dengan segala kesederhanaan yang kami miliki, tali silaturrahmi kami juga masih sangat terjaga, sangat harmonis jika dibandingkan dengan kondisi warga di kota besar yang kebanyakan warganya tidak mengenal tetangganya sendiri karena rumah yang besar, mewah, memiliki pagar yang tinggi, sehingga malas untuk keluar rumah karena di dalam rumah saja semua kebutuhan dan fasilitas lengkap terpenuhi.

Kegiatan desa kami sangat beragam, mulai dari gotong royong memperbaiki jalan yang rusak, mengaji tiap habis maghrib sampai isya’ di mushola dan masjid sekitar, Olahraga bagi anak muda (sepakbola, voli), Kumpul RT tiap 6 bulan sekali (keliling berbeda rumah sebagai tempat kumpulan nya).

Di desa kami (tepatnya desa bade) terdapat salah satu ekosistem alam yang menarik untuk dikunjungi para wisatawan, yaitu waduk badhe (sekarang berubah nama menjadi waduk klego, menyesuaikan nama kecamatan). 

Insyaallah saya akan membuat konten mengenai waduk bade ini.

Mungkin hanya itu yang bisa saya bagi tentang kegiatan di dusun saya, terima kasih telah menyempatkan untuk membaca.

Baca juga :