Uncategorized

Materi Fisika Bab Pengukuran

Materi Fisika Bab Pengukuran . Pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi fisika bab pengukuran. Pernahkah Kalian mendengar istilah satu jengkal, satu hasta, atau satu kaki? Istilah satu jengkal, satu hasta, dan satu kaki merupakan istilah yang sering digunakan oleh masyarakat zaman dahulu untuk mengukur panjang suatu benda. Jika diperhatikan, penggunaan alat ukur tersebut kurang efektif ya, mengingat ukuran jengkal, hasta, maupun kaki setiap individu berbeda-beda. 

Oleh karena itu, para ilmuwan Fisika mulai membuat suatu alat ukur yang baku, misalnya penggaris, meteran, jangka sorong, dan sebagainya. Alat-alat ukur tersebut digunakan untuk mengukur suatu besaran, contohnya panjang. Nah, membahas masalah alat ukur dan besaran, tidak terlepas dari pembahasan kali ini, yaitu tentang pengukuran. Ingin tahu lebih lanjut tentang pengukuran? Check this out!

A.  PENGUKURAN 

     Apa sih pengertian pengukuran itu? yap pengukuran itu adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas terhadap suatu standar atau satuan ukur. Macam – macam alat ukur yaitu :

1. Alat Ukur Panjang

a.  Mistar  

Hasil gambar untuk mistar

Alat ukur panjang yang satu ini namanya mistar atau yang biasa kita panggil pengaris. Mistar ini digunakan untuk mengukur benda – benda yang memiliki bidang datar dan berdimensi kecil. Untuk mistar ini memiliki skala terkecil 1 mm dan ketelitian sebesar 0.5 mm. Biasanya mistar ini digunakan untuk mengukur kertas dan benda yang memiliki bidang datar yang tidak terlalu panjang.

 b. Jangka Sorong

Gambar terkait

Nah kalau yang satu ini namanya jangka sorong. Jangka sorong ini digunakan untuk mengukur ketebalan, diameter dan kedalaman lubang. Berikut adalah rumus yang diguanakan dalam jangka sorong 

H = (Skala utama )cm + (Skala Nonius x 0,01 )cm

Besar ketelitian hasil pengukuran jangka sorong ini yaitu 0,1 mm. Berikut ini fungsi dari bagian-bagian jangka sorong :

Baca Juga

Analisis Pengertian Komunikasi Dan 5 Unsur Komunikasi Menurut Harold Lasswel
Beberapa Pekerjaan Yang Cocok Untuk Lulusan Jurusan IT

1. Rahang Dalam 

    Rahang dalam yang dimaksud disini yaitu rahang tetap bawah dan rahang serong bawah. Rahang dalam ini berfungsi untuk mengukur sisi dimensi bagian luar suatu benda misalnya tebal dan lebarnya suatu benda.

2. Rahang Luar

     Rahang luar terdiri dari rahang tetap atas dan rahang serong atas. Rahang luar ini berfungsi untuk mengukur sisi simensi bagian dalam suatu benda, misalnya mengkur diameter hasil pengeboran.

3. Skala Nonius 

      Skala nonius ini dalam satuan milimeter memiliki fungsi sebagai skala pengukuran fraksi.

4. Skala Utama 

      Skala utama ada dua satuan yaitu satuan centimeter dan satuan inchi. Skala utama ini digunaka untuk mengukur dan menentuka hasilnya.

5. Tangkai Ukur Kedalaman ( Depth Probe )

        Tangkai ukur kedalaman berfungsi untuk mengukur kedalaman suatu benda. 

6. Tombol Kunci ( Penguncian )

        Tombol kunci mempunyai fungsi untuk menahan bagian – bagian yang bergerak saat pengukuran berlangsung misalnya rahang dan depth probe.

 c. Mikrometer Sekrup

Hasil gambar untuk mikrometer sekrup

Mikrometer skrup ini adalah alat yang digunakan untuk mengukur ketebalan benda-benda tipis dan diameter yang kecil contohnya kertas, kawat, lempeng baja, aluminium, dan diameter kabel. Alat ukur ini memiliki tingkat ketelitian 0,01 mm. Berikut adalah fungsi bagian pada ,mekrometer skrup :

1. Rahang Tetap 

           Rahang tetap atau Anvil ini memiliki fungsi sebagai penahan saat sebuah benda akan diukur sehingga benda akan tetap diam dan tidak terjadi perubahan sehingga hasil pengukuran menjadi lebih akurat.

2. Rahang Geser 

         Rahang geser atau spindle meeruapan sebuah silinder yang dapat digerakan maju sehingga benda dapat diukur dengan menjepit benda antara poros tetap dan poros gerak.

3. Mur Pengunci

        Mur pengunci merupakan bagian yang memiliki fungsi untuk menahan poros gerak atau spindle agar tidak bergerak saat proses pengukuran benda.

4. Skala Utama

          Skala utama berfungsi sebagai alat ukur utama yang memperlihatkan hasil pengukuran

5. Skala Nonius 

          Skala nonius atau skala putar benda juga digunakan untuk menujukan angka hasil pengukuran.

6. Roda Bergigi

        Roda bergigi atau Ratchet knob memiliku fungsi memutar rahang geser ( spindle ) saat ujung dari rahang geser telah dekat dengan benda yang akan diukur dan kemusian mengencangkan rahang geser sampai terdengar suara. Hal ini bisa dipastikan jika ujung rahang geser telah menempel sempurna dengan benda yang akan diukur maka roda bergigi atau ratchet diputar sebanyak 2 sampai 3 putaran.

             Berikut ini adalah cara menghitung mikrometer dengan menggunakan rumus :

H = (Skala utama) mm + (Skala nonius x 0,01) mm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!