Makalah Dampak Revolusi 4.0 Pada Akuntan
Uncategorized

Makalah Dampak Revolusi 4.0 Pada Akuntan

Makalah Dampak Revolusi 4.0 Pada Akuntan – Pada kesempatan kali ini saya akan menulis sebuah bahasan tentang Dampak Revolusi 4.0 Pada saat ini . Sebelumnya saya juga telah menulis beberapa makalah Seperti Makalah Renang Terlengkap dan masih banyak lainnya

Makalah Dampak Revolusi 4.0 Pada Akuntan

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan saya kemudahan sehingga dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Tanpa pertolongan-Nya tentu saya tidak sanggup untuk menyelesaikan makalah ini dengan baik. Shalawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita nanti-nantikan syafa’atnya di akhirat nanti.

Penulis tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak terdapat kesalahan serta kekurangan di dalamnya. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk makalah ini, supaya makalah ini nantinya dapat menjadi makalah yang baik. Demikian, apabila terdapat kesalahan pada makalah ini penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat. Terima Kasih

Purbalingga, 08 September 2020

Penulis

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ……………………………………………………………. i

Daftar Isi ………………………………………………………………….. ii

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang ……………………………………………………. 1

BAB II PEMBAHASAN

  1. Pengertian Revolusi Industri 4.0 ………………………………… 2
  2. Tahap-tahap Revolusi Industri 4.0 ………………………………. 2
  3. Dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap Profesi Akuntan ………. 3
  4. Perubahan Peran Akuntan ………………….……………………. 4
  5. Masa Depan Akuntan ……………………………………………. 5
  6. Standar Keterampilan yang harus dikuasai ……………………… 5
  7. Respon terhadap Masa Depan …………………………………… 6
  8. Langkah Akuntan dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 ……. 6

BAB III PENUTUP

  1. Kesimpulan ……………………………………………………… 8
  2. Saran …………………………………………………………….. 8

Daftar Pustaka …………………………………………………………… 9

BAB I

PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG

Revolusi industri 4.0 sudah memasuki dunia digitalisasi sistem industri. Semua data yang diperlukan pada produksi maupun manajemen diinputkan pada suatu sistem digital sehingga semua yang berkepentingan dapat mengakses tanpa perlu mencari orang yang berkepentingan. Revolusi Industri 4.0 adalah keadaan industri abad ke-21 saat perubahan besar-besaran di berbagai bidang lewat perpaduan teknologi yang mengurangi sekat-sekat antara dunia fisik, digital, dan biologi. Revolusi ini ditandai dengan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang, khususnya kecerdasan buatan, robot, blockchain, teknologi nano, computer kuantum, bioteknologi, Internet of Things, percetakan 3D, dan kendaraan tanpa awak.

Sebagaimana revolusi terdahulu, revolusi industry 4.0 berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat seluruh dunia. Namun, kemajuan di bidang otomatisasi dan kecerdasan buatan telah menimbulkan kekhawatiran bahwa mesin-mesin suatu hari akan mengambil alih pekerjaan manusia. Selain itu, revolusi-revolusi sebelumnya masih dapat menghasilkan lapangan kerja baru untuk menggantikan pekerjaan yang diambil alih oleh mesin, sementara kali ini kecerdasan buatan dan otomatisasi dapat menggantikan tenaga kerja manusia secara keseluruhan yang digantikan oleh teknologi dan robotic. Sebelumnya di industri 3.0, dunia industri menggencarkan dalam hal otomatisasi proses-proses produksi. Mesin-mesin produksi lebih dipilih perindustrian untuk menggantikan tenaga kerja manusia. Hal ini dapat memberikan efek positif dengan adanya peningkatan output dan keseragaman produk. Akan tetapi, efek negatif yang terjadi adalah banyaknya pemutusan hubungan kerja yang dilakukan industri-industri dan semakin sempitnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Pengertian Revolusi Industri 4.0

Revolusi industri 4.0 adalah revolusi industri yang ditandai dengan kemunculan supercomputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, cloud computing, sistem big data, rekayasa genetika dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi otak.

  • Tahap-Tahap Revolusi Industri 4.0

Penemuan mesin uap oleh James Watt di abad 18 jadi bukti awal mula revolusi industri di dunia dimulai. Saat itu segala industri masih skala rumah tangga dan mengandalkan tenaga manusia. Ia merasa sudah saatnya manusia beralih ke industri mesin yang lebih cepat dan efisien. Kini pada abad 21 perkembangan zaman sudah melewati berbagai tahap industri, dari zaman awal mula mesin uap hingga kini ke industri komputerisasi berbasis kecerdasan buatan (Revolusi Industri 4.0). berikut penjabarannya.

  1. Revolusi Industri Pertama (1750-1850)

Revolusi industri dimulai di pertengahan abad ke 18 yang saat itu mulai terjadi revolusi besar-besaran di berbagai bidang seperti pertanian, manufaktur, pertambangan, dan transportasi. Munculnya mesin seakan menggantikan peran manusia atau hewan seutuhnya yang masih terbatas. Walaupun pada awalnya sedikit ditentang oleh kasta pekerja, namun mereka lebih terbantu dalam efisiensi jumlah beban pekerjaan.

  • Revolusi Industri Kedua (1850-1940)

Setelah dirasa bidang-bidang tersebut berjalan dengan optimal, segala industri semakin berkembang dengan pesat. Ini mendorong proses energi yang menunjang setiap mesin berjalan dengan semestinya. Pada tahap revolusi ini listrik mulai ditemukan, perkembangan pipa gas, air dan alat komunikasi.

  • Revolusi Industri Ketiga (Tahun 2000-an)

Pasca perang kedua terjadi revolusi industri lanjutan yang sering disebut revolusi teknologi. Manusia mulai sadar muncul era baru setelah mesin yakni era teknologi. Hal tersebut dimulai dengan ditemukannya ponsel genggam, mesin kontrol, dan komputer. Penemuan tersebut memudahkan pekerjaan manusia yang berkaitan dengan pengolahan data. Bila dulu manusia harus menulis dimesin ketik, kini bisa menulis dikomputer. Atau bila dulu manusia harus ke telepon umum untuk menelpon, kini cukup dari ponsel pribadinya.

  • Revolusi Industri Keempat (masa sekarang)

Pada revolusi industri 4.0, diawali dari revolusi internet yang bukan hanya sebagai mesin pencari, namun juga sebagai cloud computing, rekayasa genetika, teknologi kendaraan tanpa pengemudi dan teknologi robotik.

  • Dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap Profesi Akuntan

Kehadiran Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan pada penyesuaian pekerjaan pada manusia, mesin, teknologi dan proses diberbagai bidang profesi, termasuk profesi akuntan. Revolusi Industri menuntut profesi akuntan untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi dan big data. Penggunaan robotics dan data analytics (big data) akan mengambil alih pekerjaan dasar akuntan (seperti mencatat transaksi, mengolah transaksi, dan memilah transaksi). Penggunaan big data akan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas pekerjaan akuntan. Perusahaan besar sudah banyak mengembangkan teknologi ini, melalui pengembangan standarisasi atas proses pengelolaan keuangan, standarisasi atas arsitektur sistem dan informasi (standardization of financial processes, systems, and informations architecture).

Profesi akuntan tidak boleh underestimate terhadap dampak teknologi. Kompetensi profesi akuntan perlu ditingkatkan misalnya analisis data, information technology development, dan leadership skills. Peran akuntan akan berubah secara radikal. Penggunaan data akuntansi berbasis cloud akan mendapat pengaruh kekuatan penggunaan big data, akuntansi akan mengintegrasikan informasi keuangan nontradisional dalam sistem modern, pekerjaan akuntan akan lebih efisien dan mobile. Informasi keuangan perusahaan dapat diakses oleh owners kapan saja dan dimana saja melalui internet dengan smartphone dan tab.    

Peran akuntan akan mulai bergeser karena sebagian pekerjaan akuntan akan diambil oleh sistem (loss-job). Akuntan adalah expert dalam bidang penyedia informasi keuangan, maka teknologi informasi sangat penting dan menjadi kebutuhan pokok.

  • Perubahan Peran Akuntan

Seiring terus berkembangnya Revolusi Industri, peran akuntan mulai bergeser dan berubah sebagai berikut.

  1. Menyediakan Insight atas Data
  2. Mengidentifikasikan pertanyaan atas data
  3. Melakukan analisis statistical
  4. Mengecek kualitas data
  5. Menginterpretasi hasil olah data
  6. Menjadi Penasihat
  7. Sebagai penasihat bisnis umum
  8. Sebagai penasihat spesialis
  9. Mengambil peran sebagai partner bisnis
  10. Bermitra dengan Teknologi
  11. Memanipulasi data
  12. Bekerja dengan robot atau mesin sejenisnya
  13. Melatih model kecerdasan buatan (artificial intelligence).
  • Berkembang ke area-area baru
  • Keberlanjutan
  • Non Financial Reporting
  • Cyber Security
  • Masa Depan Akuntan

Di era Revolusi Industri 4.0 dapat dilihat keadaan masa depan akuntan sebagai berikut.

  1. Aplikasi mobile bagi kliennya, sehingga mereka bisa mengakses data akuntansi/bisnisnya dari telepon genggam, tablet, atau smartphone.
  2. Mengelola data korporasi berbasis internet.
  3. Pengukuran dan penilaian biaya dan manfaat penggunaan teknologi, pada dunia cloud computing dan social networking.
  4. Akuntansi akan diintegrasikan dengan kegiatan operasi melalui perangkat lunak sehingga akuntansi tidak dijalankan secara mandiri.
  5. Akuntan harus menggunakan teknologi.
  6. Audit laporan keuangan akan berbasis real-time, regulator dan auditor langsung menarik data secara otomatis dari sistem dan sensor melekat pada kegiatan operasional.
  7. Jika akuntan tidak ahli dalam informasi, maka profesi lain dapat mengambil alih fungsi akuntan.
  • Standar Keterampilan yang harus dikuasai
  • Keterampilan umum
  • Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Menguasai teknik, prinsip, dan pengetahuan prosedur tentang penggunaan teknologi informasi.
  • Keterampilan khusus
  • Mampu secara mandiri mendesain proses bisnis dalam suatu sistem informasi akuntansi yang mendukung penyediaan informasi berbasis teknologi informasi untuk mendukung pengendalian manajemen dan pengambilan keputusan dengan pendekatan siklus pengembangan  sistem (System Development Life Cycle).
  • Respon terhadap masa depan

Berikut beberapa cara bagaimana merespon masa depan dengan adanya Revolusi Industri 4.0

  1. Investasi pada pengembangan digital skills
  2. Menerapkan prototype teknologi baru
  3. Pendidikan berbasis International Certification dan digital skills.
  4. Responsif terhadap industri, bisnis dan perkembangan teknologi
  5. Kurikulum dan pembelajaran berbasis human-digital skills.
  • Langkah Akuntan dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0
  • Awareness

Akuntan harus aware terhadap perkembangan revolusi industri dengan melihat kesempatan dan perubahan yang akan terjadi. Revolusi Industri 4.0 tidak hanya akan menyebabkan terjadinya loss-job, tapi juga akan menciptakan ruang-ruang kerja baru yang mungkin belum pernah ada saat ini.

  • Education
  • Memberikan tekanan pada institusi pendidikan menyesuaikan kurikulum yang relevan untuk program studi akuntansi mengikuti konektivitas digital.
  • Memberikan pelatihan-pelatihan tertentu, seperti pelatihan coding, manajemen informasi dalam shared platform,dan keperluan real-time accounting pada stakeholders.
  • Professional Development

Meningkatkan kinerja organisasi profesi akuntan beserta program-program pengembangan profesionalnya untuk melakukan presentasi online maupun face to face tentang perkembangan Revolusi Industri 4.0.

  • Reaching Out

Yaitu dimana kontrol akuntan atas data-data keuangan semakin kurang sehingga sangat penting memahami lingkungan nya dengan melakukan transdisciplinary mix of advisers.

BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Teknologi dan kecerdasan buatan merupakan alat yang dapat digunakan serta dimanfaatkan oleh akuntan dan pemilik bisnis untuk melakukan proses akuntansi dengan efektif dan efisien. Namun hal tersebut sepenuhnya tidak dapat menggantikan peran seorang akuntan dalam melakukan analisa laporan keuangan karena akuntan lah yang akan menginterpretasikan pendapat tentang laporan keuangan yang disajika sehingga membantu pemilik dalam pengambilan keputusan.

  • Saran

Untuk menunjang perkembangan teknologi dengan adanya Revolusi Industri 4.0 ini, akuntan harus mampu memanfaatkan teknologi informasi dengan baik dan harus meningkatkan kompetensi profesi dan skill nya agar menyesuaikan dengan perkembangan teknologi Revolusi Industri.

DAFTAR PUSTAKA

https://makassar.terkini.id//disrupsi-profesi-akuntan-era-revolusi-4-0/ 

https://staff.blog.ui.ac.id 

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *