Beasiswa, Programming

Beasiswa Pendidikan Dicoding dengan IBM

Dicoding Indonesia kembali meluncurkan beasiswa gratis untuk siswa/siswi seluruh Indonesia, kali ini Dicoding bekerjasama dengan IBM Indonesia. Beasiswa ini diluncurkan untuk memperluas para talenta digital di Indonesia. Program ini juga berencana untuk memberi pembekalan kepada 600 peserta beasiswa berupa keterampilan agar siap pakai di masa yang akan datang. Nah seperti apa bentuk beasiswa New Collar & Skill Accelerator Center?

Beasiswa Pendidikan Dicoding dengan IBM

Beasiswa New Collar ini, nantinya berbentuk pembelajaran daring atau full online, dimana waktu beasiswa ini yaitu selama satu bulan. Satu bulan itu digunakan oleh para peserta untuk menyelesaikan kelas yang dipilih. Selengkapnya simak penjelasan berikut ini.

Siapa saja yang berhak mendapatkan beasiswa ini?

1.Guru/Staff Pengajar

Dicoding memberikan kesempatan kepada para Bapak/Ibu pengajar untuk belajar kembali mengenai teknologi terbaru yang sedang berkembang saat ini. Agar para Guru dapat menyampaikan pengetahuan yang dibutuhkan nanti di industri.

Salah satu syaratnya Surat Keterangan – Kontrak dari sekolah-institusi / Kartu Kepegawaian.

2.Siswa/Siswi dan Mahasiswa/Mahasiswi Aktif

Sasaran utama Dicoding adalah para pelajar di Indonesia, diharapkan dengan adanya beasiswa ini peserta beasiswa dapat memberikan kontribusi balik kepada industri IT yang ada di Indonesia, dan membawa banyak perubahan bagi teknologi di Indonesia.

Salah satu syaratnya Nomor Induk / NRP / NIM / Kartu Pelajar / Kartu Mahasiswa (KTM) / Surat Keterangan / Kartu Perpustakaan / Raport Semester Sebelumnya / Transkrip sementara

3.Siswa Homeschooling

Selain para pelajar dan mahasiswa aktif di sekolah, Dicoding juga tak lupa memberikan kesempatan bagi mereka para siswa yang bersekolah dari rumah atau HomeSchooling. Diharapkan mereka juga dapat berkarir di industri IT Indonesia dan berkarir di sana.

Salah satu syaratnya Surat Keterangan Homeschooling atau bisa juga Surat Permohonan Beasiswa yang dibuat oleh peserta dan ditandatangani oleh orangtua.

Apa saja persyaratan umum yang harus dipenuhi?

  1. Hanya untuk Staff Pengajar, Pelajar (Siswa dan Mahasiswa) dan siswa homeschooling dan tidak ada persyaratan umur, profesi, bahkan tingkat pendidikan. Asalkan memiliki kartu  identitas yang masih aktif seperti Kartu Pelajar/KTM.
  2. Peserta yang bersedia mendaftar dan mengikuti beasiswa ini, wajib memiliki laptop/komputer dan internet untuk menunjang pembelajaran, karena tidak dapat dilakukan lewat handphone ataupun tablet.
  3. Peserta yang sudah mendaftar hanya dapat memilih 1 pilihan beasiswa untuk 30 hari ke depan. Jika peserta terdeteksi 2 kali submit maka tidak akan menerima beasiswa dan terpaksa akunnya akan di banned oleh pihak Dicoding.
  4. Peserta wajib melengkapi profile yang ada pada di akun Dicoding, seperti kota, nomor ponsel, instansi/sekolah/universitas. Jika ketahuan tidak mengisi, maka tidak dapat menerima beasiswa.
  5. Beasiswa tidak dapat dipindah ke orang lain atau digantikan oleh orang lain, dan identitas juga tidak boleh dipalsukan, apabila iya maka peserta harus mengembalikan uang pembelajaran sebesar Rp.500.000.
  6. Peserta wajib menyelesaikan pembelajaran dalam 30 hari, dan mengumpulkan tugas akhir yang sudah diberikan. Jika terbukti tidak menyelesaikan, maka peserta tidak di prioritaskan mendapatkan beasiswa lagi di masa depan.
  7.  Form pemilihan beasiswa tidak dapat diubah dengan alasan apapun.

Bagaimana cara pendaftaran beasiswa?

  1. Isi form disini
  2. Setelah itu di halaman pertama kalian diminta mengisikan Nama, Email, Nomor Ponsel, Nomor WA, NIK, tanggal lahir, identitas berupa KTP/KK, lalu beberapa pertanyaan lain. Setelah itu ikuti alurnya sampai halaman 5.
  3. Setelah berhasil mengirim, tiap peserta akan menerima pengumuman beasiswa lewat email Dicoding pada hari Jumat, 25 September 2020 nanti.

Pilihan beasiswa apa saja yang ditawarkan Dicoding?

Pada beasiswa ini Dicoding menawarkan sebanyak 3 kelas, yaitu

1.Belajar membuat aplikasi kognitif

Pada kelas Belajar membuat aplikasi kognitif ini dirancang langsung oleh IBM dan tim expert dari Dicoding untuk developer yang ingin mempelajari aplikasi kognitif dengan menggunakan teknologi IBM Watson.

2.Memulai Pemrograman Dengan Python

Pada kelas Memulai Pemrograman Dengan Pyhton ini dirancang oleh Dicoding bersama dengan Google beserta para innovator dan engineer pada industri teknologi yang sudah terbiasa menggunakan Python untuk bahasa pemrogramannya sehari – hari.

3.Belajar Machine Learning untuk Pemula

Pada kelas Belajar Machine Learning untuk Pemula ini membahas tentang dasar-dasar yang harus dipahami dalam pembelajaran mesin (machine learning) seperti data, model, kernel, neural networks, dan tensorflow. Kurikulum pada kelas ini telah divalidasi oleh IBM dan disusun oleh tim expert Dicoding dengan para praktisi industri agar materi yang disajikan terstruktur dan komprehensif.

Kapan periode beasiswa ini?

Beasiswa Dicoding ini terbuka dari tanggal 11-23 September 2020, dan nantinya aka nada periode selanjutnya pada 16-28 Oktober mendatang.

Itu dia beberapa informasi mengenaiBeasiswa Indonesia New Collar & Skill Accelerator Center yang dilaksankan oleh Dicoding dan bekerjasama dengan IBM Indonesia. Semoga dengan adanya beasiswa ini dapat membantu para pelajar atau Guru di Indonesia yang ingin belajar developer. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Terimakasih atas kunjungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *