Uncategorized

Beasiswa AAS 2021 dan Cara Daftarnya

Beasiswa AAS dan Cara Daftarnya – Buat kalian yang mendambakan kuliah di Australia. Suatu beasiswa pemerintah bergengsi bernama Australia Awards ataupun yang akrab disebut dengan beasiswa Australia AAS merupakan beasiswa yang membagikan peluang untuk para calon pemimpin Indonesia di masa depan buat kuliah, melaksanakan riset atau penelitian, serta meningkatkan diri didunia kerja kedepannya. 
Telah berkolaborasi dengan 40 kampus ternama di Australia, beasiswa ini siap menampung mahasiswa S2 serta S3 internasional, luar biasa bukan ?
Beasiswa ini bersifat jangka panjang atau long term, maksudnya adalah pendaftar beasiswa lolos pilih, persiapan kuliah, sampai kelulusan ditanggung oleh pemerintah Australia. 
Masa beasiswa ini berlaku sepanjang 2 sampai 4 tahun. Setelah itu, penerima beasiswa harus kembali ke negara masing-masing untuk berkontribusi terhadap ilmu yang telah diperoleh selama kuliah di australia.
Beasiswa AAS
Beasiswa ini sangat cocok untuk kamu yang ingin kuliah diluar negeri dengan beasiswa full atau beasiswa penuh dari awal kuliah hingga selesai kuliah.

Jadwal Beasiswa AAS

Berikut ini merupakan periode waktu buat Beasiswa AAS Australia 2021 yang telah resmi dibuka per 1 Februari 2020. 
Biar tidak ketinggalan data dan informasi, ikuti perkembangan informasi di situs resminya ya.

Berikut jadwalnya :

Registrasi Beasiswa AAS 2021 dibuka : 1 Februari 2020.
Penutupan Registrasi Beasiswa AAS 2021 : 30 April 2020.
Pengumuman pendaftar beasiswa AAS 2021 yang lolos ke sesi wawancara serta uji IELTS : Juni / Juli 2020.
(Periode Februari sampai Juli ialah pengumuman lolos berkas yang terpilih buat sesi berikutnya. Pengumuman akan di informasikan lewat pesan elektronik ataupun e-mail individu pendaftar masing-masing).
Sesi wawancara untuk yang lolos penerapan pilih beasiswa AAS serta uji IELTS di sebagian kota terpilih : Juli/ Agustus 2020.
Pengumuman penerima Beasiswa AAS( Australia Awards in Indonesia Long Term Awards) : Agustus 2020.

Bagaimana dengan metode pendaftaran beasiswa AAS ?

Panjangnya proses pendaftaran membuat pelamar wajib untuk teliti dalam memastikan setiap strategi registrasi atau pendaftaran. Secara umum, beasiswa AAS bisa dipilih dengan cara 2 metode, yaitu metode daring (Online) dan metode non daring (Offline). 
Walaupun begitu, panitia beasiswa AAS sangat menganjurkan kepada pelamar buat memprioritaskan langkah registrasi daring demi meminimalisir resiko.

1. Registrasi Daring (Online)

Para pelamar harus mendaftar secara online lewat : https://oasis.dfat.gov.au
Pada beasiswa AAS ini, pelamar harus mengisi formulir online di OASIS. OASIS (Online Australia Awards Scholarship Information System) AAS merupakan platform sistem data buat mendaftar Australia Awards Scholarship. Dikala melamar secara daring, seluruh dokumen pendukung berarti wajib diunggah di OASIS buat penuhi persyaratan spesial untuk pelamar asal Indonesia.

2. Registrasi Offline

Kalian pula bisa mendaftar secara offline apabila terkendala memakai OASIS serta formulir bonus. Kirimkan berkas yang dicetak (hardcopy) lewat pos ke Australia Award Office.
Beasiswa pemerintah Australia ini membuka peluang buat seluruh pelamar dari manapun berada, tercantum penyandang disabilitas serta penduduk wilayah tertentu (Geographic Focus Areas). Cakupannya yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, serta Maluku Utara.
Syarat Geographic Focus Areas bisa berganti sewaktu-waktu, selalu ikuti perkembangan informasi dari situs resmi beasiswa AAS ya.

3. Uji TOEFL/ IELTS AAS Australia Dikala Pandemi Covid- 19

Sebab pandemi COVID- 19 dikala ini serta tidak tersedianya IELTS offline reguler, TOEFL serta Uji Pearson di Indonesia, pelamar buat Beasiswa Pascasarjana Australia Awards 2021 Intake saat ini bisa memakai Uji Online Aplikasi IALF AAI buat menunjang aplikasi beasiswa mereka.
Bayaran uji sebesar Rp750.000 serta pelamar wajib menggapai minimum tingkat 5.5( ataupun tingkat 5.0 buat pelamar dari Zona Fokus Geografis serta disabilitas) buat jenjang Master, serta minimum tingkat 6.0 buat jenjang PhD.
Kirimkan nama pelamar, no ponsel buat WhatsApp serta alamat e-mail ke AAI. [email protected] Nantinya, pelamar hendak diberikan rincian tentang metode mendaftar serta membayar ujian.

Batas Nilai GPA serta Uji Bahasa Inggris

Mempunyai IPK minimun 2,9 dikala mendaftar beasiswa pemerintah Australia buat jenjang S2 serta S3.
Panitia beasiswa tidak menerima sertifikat bahasa Inggris dalam wujud TOEFL prediction test.
Uji bahasa Inggris wajib dilaksanakan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.
Sasaran nilai uji bahasa buat pendaftar tingkatan Master : nilai IELTS 5,5 ataupun TOEFL PBT 525 ataupun TOEFL IBT 69 ataupun PTE Academic 42.
Sasaran nilai uji bahasa buat pendaftar PhD : mempunyai nilai IELTS 6,0 ataupun TOEFL PBT 550 ataupun TOEFL IBT 79 ataupun PTE Academic 50.
Sasaran nilai uji bahasa buat pendaftar dari zona geografis tertentu ataupun disabilitas: IPK minimun 2,75 serta nilai IELTS 5,0 ataupun TOEFL PBT 500 ataupun TOEFL IBT 59 ataupun PTE Academic 36.
Beasiswa AAS

Kuota Beasiswa Australia Awards Indonesia

Laki- laki serta perempuan mempunyai peluang yang sama dalam penerimaan beasiswa.
85% beasiswa buat tingkatan S2 serta 15% beasiswa buat tingkatan doktor.
Kuota sampai 70% hendak diberikan kepada pelamar dari Targeted Category, semacam zona geografis tertentu, mitra kedutaan, ataupun lembaga pemerintah pusat.
Kuota sampai 30% hendak diberikan kepada pelamar dari zona geografis tertentu, ialah pelamar dari daerah Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, serta Maluku Utara.

Persyaratan Beasiswa AAS :

Ada dua persyaratan untuk mendapatkan beasiswa AAS, yaitu persyaratan umum dan persyaratan khusus dan perlu diperhatikan dengan seksama dan teliti agar nantinya dimudahkan dalam menerima beasiswa AAS, berikut persyaratannya :

A. Persyaratan Umum Beasiswa AAS

Ialah warganegara Indonesia(terbuka buat segala penduduk Indonesia) serta mengajukan beasiswa dari Indonesia.
Tidak menikah dengan warga negara australia atau selandia baru.
Penuhi persyaratan Pemerintah Australia seperti saat mahasiswa internasional masuk ke Australia (kesehatan, kepribadian, dll).
Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia.
Tidak mengajukan permohonan beasiswa AAS jangka panjang yang lain (bila telah sempat menerima) kecuali sudah terletak di luar Australia sepanjang 2 kali waktu dikala terletak di Australia. Misalnya, tadinya sudah memperoleh beasiswa AAS dengan durasi 4 tahun, hingga baru dapat mengajukan Beasiswa AAS kembali setelah keluar Australia selama 8 tahun.
Penuhi persyaratan spesial yang yang sudah diresmikan oleh Pemerintah Indonesia.
Bukan ialah anggota militer.
Penuhi persyaratan dari Kementerian Imigrasi serta Proteksi Perbatasan( DIBT) buat visa pelajar DFAT.
Penuhi persyaratan masuk universitas yang ada di Australia yang jadi partner dari Beasiswa AAS.
Pelamar wanita, kelompok difabel serta pelamar yang berasal dari Zona Fokus Geografis sangat diajarkan buat mendaftar.

B. Persyaratan Khusus Beasiswa AAS

Mendaftar pada bidang riset yang masuk dalam zona prioritas pembangunan..
Untuk penduduk Indonesia tidak hanya dari Zona Fokus Geografis, mempunyai IPK minimun 2.9 (skala 4) di jenjang pembelajaran tadinya. Buat pelamar dari Zona Fokus Geografis (Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, serta Maluku Utara) dan pelamar difabel IPK minimun 2,75( skala 4).
Buat pelamar Program Master( S2) skor IELTS minimun 5,5 / TOEFL ITP 525/ TOEFL iBT 69/ PTE Akademik 46. Sebaliknya buat pelamar Program S2 dari Zona Fokus Geografis serta pelamar difabel skor IELTS minimun 5,0/ TOEFL ITP 500/ TOEFL iBT 59/ PTE Akademik 38.
Buat pelamar Program PhD( S3) skor IELTS minimun 6, 0/ TOEFL ITP 550/ TOEFL iBT 79/ PTE Akademik 54.
Telah memperoleh gelar Sarjana buat pelamar program Master, serta telah memperoleh gelar Master buat pelamar program PhD( gelar jenjang pembelajaran spesialis ataupun profesi tidak dikategorikan bagaikan gelar Master).
Untuk pelamar PhD, melampirkan fakta komunikasi dengan kandidat pembimbing di universitas Australia terpaut bidang riset serta proposal riset yang diajukan.
Untuk pelamar PhD hendaknya sudah menuntaskan program Master dengan minimun 25% komponen riset.
Untuk pelamar PhD diprioritaskan untuk yang bekerja bagaikan staf di universitas, institusi pembelajaran besar, institusi riset, pembuat kebijakan, serta yang bekerja di lembaga mitra Departemen Luar Negara serta Perdagangan Pemerintah Australia.
Hasil IELTS, TOEFL serta PTE akademik wajib terkini( didapatkan dalam jangka waktu 2 tahun terakhir).
Rincian kontak dari pusat uji bahasa wajib diberikan buat verifikasi hasil uji TOEFL.
Sertakan minimun satu hasil uji bahasa Inggris yang asli.
Tidak terdapat uji bahasa Inggris yang lain( tercantum Uji Prediksi TOEFL) yang diterima.

Berkas Dokumen Yang Perlu Dipersiapkan :

Fotocopy akta kelahiran ataupun yang setara.
Fakta kewarganegaraan semacam KTP ataupun taman data pada paspor.
Catatan riwayat hidup terkini.
Fotocopy ijazah akademi besar formal( yang dilegalisir).
Fotocopy transkrip nilai akademi besar formal( yang dilegalisir).
Hasil uji bahasa Inggris IELTS/ TOEFL/ PTE Akademik terkini (dokumen asli) yang didapatkan dalam jangka waktu 2 tahun terakhir.
Pelamar Beasiswa Master wajib melampirkan kopian ijazah/ transkrip D3 yang dilegalisir bila memakai ijazah/ transkrip D4 ataupun Sarjana Ekstensi.
Pelamar Beasiswa PhD wajib melampirkan Fotocopy Ijazah/ Transkrip Sarjana yang dilegalisir.
Rujukan akademis dari pembimbing Master untuk pelamar program Doktor.
Pelamar program PhD serta Master yang studinya hendak mencakup sekurang- kurangnya 50% riset harus memenuhi rincian proposal riset di formulir registrasi. 

Penutup

Demikian informasi mengenai beasiswa AAS dan bagaimana cara daftarnya, dengan dilengkapi juga informasi persyaratan agar pelamar lebih memperhatikan kelengkapan berkas dan dokumen yang memang perlu untuk dipersiapkan.
Silahkan membagikan informasi ini ke teman-teman yang membutuhkan beasiswa kuliah ke australia, semoga bermanfaat dan terima kasih.

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *