Uncategorized

Makalah Tentang Narkoba dan Dampaknya



Makalah Tentang Narkoba dan Dampaknya ini saya tulis untuk membantu pembaca untuk mendapatkan referensi makalah seputar narkoba serta untuk menambah wawasan pembaca, semoga makalah Tentang Narkoba dan Dampaknya ini dapat membantu dan menambah referensi makalah yang sedang dibuat.



Makalah Tentang Narkoba dan Dampaknya



KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul Makalah Tentang Narkoba ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas bapak guru pada mata pelajaran bahasa indonesia. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang narkoba bagi para pembaca dan juga bagi penulis.

Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak guru, selaku guru mata pelajaran bahasa indonesia yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini.

Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan makalah ini.

Dirumah, 16 Mei 2020



Penulis
Dedi Nugroho

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR  ……………..


DAFTAR ISI ……………………..



PENDAHULUAN ………………..

Latar Belakang …………………..
Rumusan Masalah ………………
Tujuan ………………………………….


PEMBAHASAN ………………



  1. Pengertian Narkoba
  2. Jenis-jenis Narkoba
  3. Bahaya dan Dampak Narkoba Bagi Kesehatan
  4. Pemanfaatan Sebelum Adanya Larangan





PENUTUP ……………………….



DAFTAR PUSTAKA ……………….


PENDAHULUAN

Latar Belakang

Indonesia merupakan negara dengan berbagai macam suku, ras, budaya hingga tanaman pun juga beraneka ragam jenisnya, ada beberapa jenis tanaman yang dilarang secara resmi oleh pemerintah republik indonesia, diantaranya salah satunya adalah ganja.


Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak. Namun, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.



Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali. Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.



Sehingga perlu untuk diketahui mengapa ganja dilarang dan tanaman sejenisnya dan apa yang terjadi jika tanaman tersebut dikonsumsi untuk sehari-hari.



Rumusan Masalah

Rumusan masalah dari latar belakang diatas adalah :


  1. Apa Pengertian Narkoba ?
  2. Apa Saja Jenis-jenis Narkoba ?
  3. Mengapa Bahaya dan Dampak Narkoba Bagi Kesehatan ?
  4. Apa Pemanfaatan Sebelum Adanya Larangan ? 



Tujuan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk menambah wawasan seputar narkoba, mengetahui jenis-jenis narkoba, bahaya narkoba bagi kesehatan dan mengetahui pemanfaatan narkoba sebelum adanya larangan.

PEMBAHASAN

1. Pengertian Narkoba

Narkotika adalah zat atau obat baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang.


Sementara menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan.



Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-undang No 5 tahun 1997). Tetapi setelah diundangkannya UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, maka psikotropika golongan I dan II dimasukkan ke dalam golongan narkotika. Dengan demikian saat ini apabila bicara masalah psikotropika golongan III dan IV sesuai UU No. 5 tahun 1997.



Penggolongan psikotropika :



1. Psikotropika golongan I: yaitu psikotropika yang tidak digunakan untuk tujuan pengobatan dengan potensi ketergantungan yang sangat kuat



2. Psikotropika golongan II: yaitu psikotropika yang berkhasiat terapi tetapi dapat menimbulkan ketergantungan.



3. Psikotropika golongan III: yaitu psikotropika dengan efek ketergantungannya sedang dari kelompok hipnotik sedatif.




4. Psikotropika golongan IV: yaitu psikotropika yang efek ketergantungannya ringan.


Dari istilah Narkoba dan Napza, dalam dunia rehabilitasi keduanya disebut sebagai zat psikoaktif. Hal ini dikarenakan zat psikoaktif menyebabkan perubahan pada struktur dan cara kerja otak.



Adapun penggolongan napza sendiri dapat digolongkan menjadi 5 golongan yaitu:



1. Stimulan yaitu zat yang mempunyai efek meningkatkan atau memicu kerja susunan saraf pusat.



2. Depresan yaitu zat yang mempunyai efek menurunkan atau berefek merelaksasi kerja susunan saraf pusat.



3. Halusinogen yaitu zat yang mempunyai efek penggunanya dapat berhalusinasi dan meningkatkan kepekaan saraf-sarafnya



4. Opioid yaitu zat yang mempunyai efek menghilangkan rasa sakit dan menyebabkan penggunanya merasakan sensasi alam bawah sadarnya




5. Others yaitu zat yang mempunyai efek 2 atau lebih misalnya ganja mempunyai efek stimulan sekaligus depresan sesuai dosis penggunanya.


2. Jenis-jenis Narkoba

– Narkotika Golongan 1

Narkotika golongan 1 seperti ganja, opium, dan tanaman koka sangat berbahaya jika dikonsumsi karena beresiko tinggi menimbulkan efek kecanduan.


– Narkotika Golongan 2

Sementara narkotika golongan 2 bisa dimanfaatkan untuk pengobatan asalkan sesuai dengan resep dokter. Jenis dari golongan ini kurang lebih ada 85 jenis, beberapa diantaranya seperti Morfin, Alfaprodina, dan lain-lain. Golongan 2 juga berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan.


– Narkotika Golongan 3

Dan yang terakhir, narkotika golongan 3 memiliki risiko ketergantungan yang cukup ringan dan banyak dimanfaatkan untuk pengobatan serta terapi.


Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa jenis narkoba yang bisa didapatkan secara alami namun ada juga yang dibuat melalui proses kimia. Jika berdasarkan pada bahan pembuatnya, jenis-jenis narkotika tersebut di antaranya adalah:



– Narkotika Jenis Sintetis

Jenis yang satu ini didapatkan dari proses pengolahan yang rumit. Golongan ini sering dimanfaatkan untuk keperluan pengobatan dan juga penelitian. Contoh dari narkotika yang bersifat sintetis seperti Amfetamin, Metadon, Deksamfetamin, dan sebagainya.


– Narkotika Jenis Semi Sintetis

Pengolahan menggunakan bahan utama berupa narkotika alami yang kemudian diisolasi dengan cara diekstraksi atau memakai proses lainnya. Contohnya adalah Morfin, Heroin, Kodein, dan lain-lain.


– Narkotika Jenis Alami



Ganja dan Koka menjadi contoh dari Narkotika yang bersifat alami dan langsung bisa digunakan melalui proses sederhana. Karena kandungannya yang masih kuat, zat tersebut tidak diperbolehkan untuk dijadikan obat. Bahaya narkoba ini sangat tinggi dan bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan jika disalahgunakan. Salah satu akibat fatalnya adalah kematian.


3. Bahaya dan Dampak Narkoba Bagi Kesehatan

Bahaya dan dampak narkoba bagi kesehatan ternyata luar biasa banyak, antara lain :

– Dehidrasi

Penyalahgunaan zat tersebut bisa menyebabkan keseimbangan elektrolit berkurang. Akibatnya badan kekurangan cairan. Jika efek ini terus terjadi, tubuh akan kejang-kejang, muncul halusinasi, perilaku lebih agresif, dan rasa sesak pada bagian dada. Jangka panjang dari dampak dehidrasi ini dapat menyebabkan kerusakan pada otak.


– Halusinasi

Halusinasi menjadi salah satu efek yang sering dialami oleh pengguna narkoba seperti ganja. Tidak hanya itu saja, dalam dosis berlebih juga bisa menyebabkan muntah, mual, rasa takut yang berlebih, serta gangguan kecemasan. Apabila pemakaian berlangsung lama, bisa mengakibatkan dampak yang lebih buruk seperti gangguan mental, depresi, serta kecemasan terus-menerus.


– Menurunnya Tingkat Kesadaran

Pemakai yang menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang berlebih, efeknya justru membuat tubuh terlalu rileks sehingga kesadaran berkurang drastis. Beberapa kasus si pemakai tidur terus dan tidak bangun-bangun. Hilangnya kesadaran tersebut membuat koordinasi tubuh terganggu, sering bingung, dan terjadi perubahan perilaku. Dampak narkoba yang cukup berisiko tinggi adalah hilangnya ingatan sehingga sulit mengenali lingkungan sekitar.


– Kematian

Dampak narkoba yang paling buruk terjadi jika si pemakai menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang tinggi atau yang dikenal dengan overdosis. Pemakaian sabu-sabu, opium, dan kokain bisa menyebabkan tubuh kejang-kejang dan jika dibiarkan dapat menimbulkan kematian. Inilah akibat fatal yang harus dihadapi jika sampai kecanduan narkotika, nyawa menjadi taruhannya.


– Gangguan Kualitas Hidup



Bahaya narkoba bukan hanya berdampak buruk bagi kondisi tubuh, penggunaan obat-obatan tersebut juga bisa mempengaruhi kualitas hidup misalnya susah berkonsentrasi saat bekerja, mengalami masalah keuangan, hingga harus berurusan dengan pihak kepolisian jika terbukti melanggar hukum.


3. Pemanfaatan Sebelum Adanya Larangan

– Ganja

Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak.


Namun, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.



Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali.



Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.



Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong.



Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.



– Morfin

Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfin bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfin antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfin juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfin menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien morfin juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.


Kata “morfin” berasal dari Morpheus, dewa mimpi dalam mitologi Yunani.



– Kokain

Kokain adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.


Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, di mana daun dari tanaman ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.



Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif.



– Narkotika

Narkotika berasal dari bahasa Inggris “narcotics” yang artinya obat bius. Narkotika adalah bahan yang berasal dari 3 jenis tanaman Papaper Somniferum (Candu), Erythroxyion coca (kokain), dan cannabis sativa (ganja) baik murni maupun bentuk campuran. Cara kerjanya mempengaruhi susunan saraf yang dapat membuat kita tidak merasakan apa-apa, bahkan bila bagian tubuh kita disakiti sekalipun. Jenis-jenisnya adalah:


Opium atau Opioid atau Opiat atau Candu

Codein atau Kodein
Methadone (MTD)
LSD atau Lysergic Acid atau Acid atau Trips atau Tabs
PC
mescalin
barbiturat
Demerol atau Petidin atau Pethidina
Dektropropoksiven
Hashish (Berbentuk tepung dan warnanya hitam. Ia dinikmati dengan cara diisap atau dimakan. Narkotika jenis yang kedua ini dikatakan agak tidak berbahaya hanya karena jarang membawa kematian)


Psikotropika

Psikotropika adalah bahan lain yang tidak mengandung narkotika, merupakan zat buatan atau hasil rekayasa yang dibuat dengan mengatur struktur kimia. Mempengaruhi atau mengubah keadaan mental dan tingkah laku pemakainya. Jenis-jenisnya adalah:


Ekstasi atau Inex atau Metamphetamines

Demerol
Speed
Angel Dust
Sabu-sabu(Shabu/Syabu/ICE)
Sedatif-Hipnotik(Benzodiazepin/BDZ), BK, Lexo, MG, Rohip, Dum
Megadon
Nipam


Jenis Psikotropika juga sering dikaitkan dengan istilah Amfetamin, di mana Amfetamin ada 2 jenis yaitu MDMA (metil dioksi metamfetamin) dikenal dengan nama ekstasi. Nama lain fantacy pils, inex. Kemudian jenis lain adalah Metamfetamin yang bekerja lebih lama dibanding MDMA (dapat mencapai 12 jam) dan efek halusinasinya lebih kuat. Nama lainnya shabu, SS, ice.

PENUTUP

Kesimpulan dan Saran

Narkotika adalah zat atau obat baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang. Jenis narkoba juga ada banyak yang perlu diketahui, dampak dan bahaya mengkonsumsi narkoba juga banyak sekali, sehingga wajar jika mengkonsumsi narkoba saat ini dilarang oleh pemerintah.

Pemakaian zat-zat narkotika hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis sesuai dengan pengawasan dokter dan juga untuk keperluan penelitian. Selebihnya, obat-obatan tersebut tidak memberikan dampak positif bagi tubuh. Yang ada, kualitas hidup menjadi terganggu, relasi dengan keluarga kacau, kesehatan menurun, dan yang paling buruk adalah menyebabkan kematian. Karena itu, jangan coba-coba memakai barang berbahaya tersebut karena resikonya sangat tinggi bagi hidup dan kesehatan.

DAFTAR PUSTAKA




















Kata kunci :

  • Makalah narkoba, Makalah narkoba, Makalah narkoba, Makalah narkoba
  • Makalah narkotika, Makalah narkotika, Makalah narkotika, Makalah narkotika
  • Makalah tentang narkoba, Makalah tentang narkoba, Makalah tentang narkoba, Makalah tentang narkoba
  • Makalah tentang narkotika, Makalah tentang narkotika, Makalah tentang narkotika, Makalah tentang narkotika
  • narkoba, narkoba, narkoba, narkoba, narkoba, narkoba, narkoba
  • narkotika, narkotika, narkotika, narkotika, narkotika, narkotika, narkotika
  • makalah narkoba terlengkap, makalah narkoba terlengkap, makalah narkoba terlengkap, makalah narkoba terlengkap
  • makalah narkotika terlengkap, makalah narkotika terlengkap, makalah narkotika terlengkap, makalah narkotika terlengkap, makalah narkotika terlengkap






Tags

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *